Ratusan Hektar Sawah di Indramayu Kekeringan, Petani Cemas Gagal Panen

 

 

 

Lingkaranistana.id- Indramayu -Ratusan hektar sawah di Desa Sukaslamet, Kecamatan Kroya, dan Desa Cikawung, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu Jawa Barat terancam gagal panen akibat kekurangan air. Krisis ini terjadi selama hampir satu bulan sejak awal musim tanam perdana tahun 2025.

 

Tanaman padi yang sudah ditanam menunjukkan tanda-tanda kerusakan. Kondisi tanah di lahan pertanian mulai retak-retak karena tidak adanya pasokan air dari Sungai Cilalanang. Jum’at 03/01/2025.

 

“Sungai ini biasanya mengaliri sawah kami, tetapi sejak satu bulan terakhir air tidak mengalir,” ujar salah satu petani setempat yang enggan disebutkan namanya.

 

Petani mengaku cemas karena hasil panen menjadi sumber penghidupan utama.

 

“Kalau terus begini, padi kami pasti mati. Kami sangat berharap pemerintah daerah, khususnya Pemkab Indramayu, melalui dinas terkait segera mencari solusi,” tambahnya.

 

Permintaan ini bukan tanpa alasan. Sebagian besar masyarakat di kedua desa tersebut menggantungkan hidup dari hasil pertanian. Tanpa pasokan air yang memadai, kerugian besar mengancam para petani.

 

Masyarakat mendesak pemerintah segera mengambil tindakan nyata untuk mengatasi masalah ini. Mereka berharap adanya distribusi air yang adil dan berkelanjutan agar kejadian serupa tidak terus berulang di masa mendatang.

 

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pemerintah daerah terkait persoalan yang melanda petani di dua desa tersebut.  (Maman)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *