Muara, Tapanuli Utara – Lingkaranistana.id
Antusias dan kompak, ratusan peserta anggota marga Siregar menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) Parsadaan Toga Siregar (Patogar) Indonesia di Grand Libra Muara, Kabupaten Tapanuli Utara, menjadi momentum bersejarah bagi marga Siregar. Pada Jumat, 22 Agustus 2024, Munas menetapkan Kombes Pol (P) Drs. Parluatan Siregar, MH., sebagai Ketua Umum Patogar Indonesia melalui keputusan aklamasi yang diambil oleh seluruh peserta musyawarah.
Bahkan sebelumnya, dukungan atas Munas ini pun datang dari putra marga Siregar yang ada di perantauan Jambi, seperti Irjen Pol Krisno H Siregar (Kapolda Jambi), Kombes Pol Jannus P Siregar (Irwasda Polda Jambi), Kombes Pol Boy Sutan Binanga Siregar (Kapolresta Jambi), Kombes Pol Hendri H Siregar (Dirintelkam Polda Jambi), dan bahkan dukungan pun datang dari bere Siregar Kombes Pol Drs. Toni P Sinambela (Ka Propam Polda Jambi). Dukungan ini menunjukkan kesolidan dan kebersamaan marga Siregar dari berbagai daerah mendukung kepemimpinan Parluatan Siregar.
Munas dimulai pada pukul 15.00 wib dengan prosesi adat pemberian gelar kepada Parluatan Siregar, menjadi Daulat Raja Parluatan Siregar, dipimpin langsung oleh Presiden Siregar Se-dunia, M. Yusuf Siregar. Prosesi ini menjadi simbol pengakuan dan penghargaan terhadap dedikasi dan kontribusi Parluatan Siregar dalam menyatukan marga Siregar di Indonesia.
Pada sesi kedua pukul 19.00 WIB, Sidang Umum Munas mengadakan pemilihan Ketua Umum dengan proses demokratis. Ketua Sidang meminta para Perwakilan Pengurus Patogar Daerah untuk mengajukan nama-nama calon Ketua Umum, dan hasilnya adalah enam wilayah mengusulkan nama Kombes Pol (P) Parluatan Siregar.
Pimpinan Sidang memberikan kesempatan kepada peserta Munas untuk mengajukan nama lain, namun tidak ada usulan tambahan. Dengan demikian, Kombes Pol (P) Parluatan Siregar dipilih secara aklamasi tanpa pemungutan suara sebagai Ketua Umum Parsadaan Toga Siregar, Boru, Bere, dan Ibabere se-Indonesia.
Pemilihan ini menunjukkan kesepakatan dan kepercayaan yang tinggi dari peserta Munas terhadap kemampuan dan kepemimpinan Parluatan Siregar dalam memimpin organisasi Patogar Indonesia.
“Seluruh peserta tampak antusias dan semangat mengikuti acara ini mulai dari pembukaan acara adat Batak sampai pemilihan ketua umum,” ujar St. Arifsan M Hariyanto Siregar, salah satu panitia Munas.
Dengan terpilihnya Parluatan Siregar sebagai Ketua Umum Patogar Indonesia, diharapkan organisasi ini dapat membawa perubahan positif dan kemajuan bagi marga Siregar di Indonesia. Kepemimpinan yang kuat dan visi yang jelas akan menjadi landasan bagi Patogar Indonesia untuk terus maju dan berkembang dalam mencapai tujuannya.
Munas ini juga menjadi momentum penting bagi marga Siregar untuk mempererat hubungan dan kerja sama antara anggota organisasi. Dengan semangat persatuan dan kesatuan, marga Siregar dapat terus maju dan berkembang dalam berbagai bidang, serta meningkatkan kesejahteraan dan kebersamaan di antara anggotanya.
Sumber berita AMURANEWS.id












