TEBO // lingkaranistana Id— Menelusuri sejarah tokoh besar di Provinsi Jambi, nama Kolonel Purnawirawan H.M. Syukur menempati posisi yang sangat terhormat. Berasal dari sebuah desa di hulu Batanghari, tepatnya Desa Teluk Kuali,
Perjalanan hidup dan pengabdian beliau menjadi bukti nyata bagaimana seorang “anak desa” mampu menorehkan kiprah yang luar biasa di tingkat provinsi hingga nasional.
Lahir dan besar di lingkungan pedesaan tidak membatasi daya juang H.M. Syukur. Jiwa patriotismenya sudah tertempa sejak masa perjuangan tahun 1930 melawan kompeni Belanda
Sejarah mencatat, beliau terlibat dalam kancah perjuangan sejak era 1930-an. Dalam masa-masa pergolakan perang tersebut, beliau berada di bawah komando langsung salah satu pahlawan besar Jambi, Kolonel Abun Jani.
Karier militer dan birokrasi H.M. Syukur melesat berkat dedikasi dan kepemimpinannya yang kuat. Pada era tahun 1990-an, beliau telah berhasil merengkuh pangkat Kolonel. Pencapaian ini sangat fenomenal pada masanya, mengingat pada era tersebut, Kolonel merupakan pangkat tertinggi yang bisa dicapai oleh putra asli daerah Jambi—sejajar dengan pangkat sang komandan legendaris, Kolonel Abun Jani.
Selain gemilang di dunia militer, pengabdian H.M. Syukur di jalur sipil dan pemerintahan justru semakin memperkokoh posisinya sebagai sesepuh masyarakat Jamb.
Beberapa jabatan strategis yang pernah beliau emban antara lain:
Bupati Sarko (Sarolangun Bangko) selama dua periode (10 tahun) dari tahun 1975 hingga 1985. Di bawah kepemimpinannya, wilayah Sarko mengalami banyak fondasi pembangunan penting.
Ketua DPRD Provinsi Jambi, di mana beliau menjadi jembatan aspirasi rakyat dan pilar legislatif yang dihormati.
Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Jambi, mengawal kelestarian budaya dan hukum adat di Tanah Pilih Pusako Betuah.
Ketua Dewan Harian Daerah (DHD) Angkatan 45 Provinsi Jambi, menjaga api semangat perjuangan para veteran dan generasi penerus.
Sebagai bentuk penghormatan abadi atas jasa-jasa dan dedikasinya yang tanpa pamrih bagi masyarakat Jambi,
Pemerintah mengabadikan namanya menjadi nama salah satu institusi pelayanan kesehatan utama. Kini, masyarakat mengenal Rumah Sakit Kolonel Purnawirawan H.M. Syukur sebagai warisan simbolis dari seorang putra daerah yang menghabiskan hidupnya untuk mengabdi pada bangsa dan negara.
Kisah sosok Kolonel Purn. H.M. Syukur adalah inspirasi,sebuah pengingat bagi generasi muda Provinsi Jamb,i khususnya generasi penerus dari Desa Tl Kuali ,bahwa asal-usul dari desa bukanlah penghalang untuk mencapai puncak pengabdian tertinggi…Ucap Husni yg juga salah satu keluarga dari beliau Selasa 23 Juni 2026 (Oeoes)










