TEBO – Lingkaran Istana.Id — Ketua Rumah Juang RAMPAS Setia 08 Berdaulat Kabupaten Tebo, M. Husni, menegaskan pentingnya menjaga dan melestarikan cagar budaya serta peninggalan sejarah di tengah arus modernisasi. Menurutnya, merawat warisan masa lalu bukan sekadar tugas formalitas, melainkan sebuah tanggung jawab moral sekaligus investasi masa depan bagi generasi penerus.
M. Husni mengingatkan kembali alasan-alasan utama mengapa generasi masa kini wajib merawat dan mempertahankan warisan bersejarah tersebut:
1. Identitas dan Jati Diri Bangsa
Akar Bangsa: Peninggalan sejarah merupakan bukti nyata keberadaan dan perjalanan peradaban nenek moyang. Tanpa sejarah, sebuah bangsa akan kehilangan arah dan kompas jati dirinya.
Kebanggaan Nasional: Warisan budaya yang adiluhung—seperti Candi Borobudur, situs Sangiran, maupun benteng-benteng bersejarah—menjadi fondasi utama dalam membentuk rasa bangga dan nasionalisme yang sehat.
2. Sumber Pembelajaran dan Edukasi (Laboratorium Hidup)
Memahami Kebijaksanaan Masa Lalu: Melalui situs dan benda sejarah, masyarakat dapat mempelajari kearifan lokal, teknologi arsitektur, tata kota, pertanian, hingga strategi politik zaman dahulu.Sejarah mencatat kejayaan sekaligus kegagalan. Belajar dari peninggalan masa lalu membantu masyarakat mengambil keputusan yang lebih bijak di masa depan.
3. Nilai Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat
Pariwisata Berkelanjutan: Cagar budaya yang terawat dengan baik menjadi daya tarik wisata utama yang mampu menggerakkan roda ekonomi warga lokal (UMKM, pemandu wisata, hingga perhotelan).
Pengembangan Ekonomi Kreatif: Nilai estetika dan seni dari peninggalan sejarah sering kali menjadi sumber inspirasi bagi industri kreatif modern, seperti desain busana, film, dan seni kerajinan.(Hi)










