Peringatan HUT ke-147 Desa Teluk Kuali: Refleksi Sejarah dan Titipan Harapan untuk Generasi Muda

Oplus_131072

TEBO, Lingkaran Istana.id – Desa Teluk Kuali merayakan usianya yang ke-147 tahun pada Jumat (22/8/2026). Peringatan ini sekaligus menjadi penyelenggaraan syukuran tahunan kedua sejak tradisi tersebut kembali dihidupkan. Momen bersejarah yang puncaknya digelar pada Jumat malam Sabtu ,menjadi sarana refleksi atas rekam jejak kemajuan desa serta penghormatan terhadap jasa para tokoh pendahulu.

​Secara historis, Desa Teluk Kuali memiliki kontribusi intelektual dan politik yang mendalam bagi Provinsi Jambi. Desa ini secara konsisten melahirkan deretan pemimpin strategis di tingkat kabupaten maupun provinsi, mulai dari era sebelum kemerdekaan dengan sistem pemerintahan Pesirah, hingga era modern yang mencakup figur sipil, TNI-Polri, serta ulama.

​Deretan Tokoh dan Pemimpin Asal Desa Teluk Kuali
​Kolonel (Purn) TNI M. Syukur: Mantan Bupati Sarolangun Bangko (Sarko) periode dua dekade, mantan Ketua DPRD Provinsi Jambi, serta mantan Ketua Golkar Provinsi Jambi
​H. Hoesin Saat: Mantan Bupati Bungo Tebo.
​Syopian Ali: Mantan Bupati Bungo Tebo.
​Aspan: Pj Bupati Tebo.
​Sahlan Arfan: Mantan Wakil Bupati Tebo.
​Eko Putra: Mantan Kepala Dinas di Kabupaten Bungo dan Tebo.
​Evendi & Budi: Mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tebo.
​Hasan Jani: Mantan Wakil Ketua DPRD Bungo Tebo.
​Datuk Sahak: Tokoh senior yang pernah menjabat sebagai Wakil Walikota di Provinsi Jambi pada tahun 1960-an.

​Banyaknya figur publik yang lahir dari Teluk Kuali menegaskan peran desa ini sebagai salah satu pusat sumber daya manusia unggul di Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah, khususnya di wilayah Bungo dan Tebo.
​Peringatan usia ke-147 ini membawa pesan bagi generasi muda Teluk Kuali untuk melanjutkan estafet kepemimpinan dan menjaga marwah desa agar tetap diperhitungkan di tingkat daerah maupun provinsi.
​”Generasi sekarang harus ingat dengan histori desa dan para senior. Desa ini bisa diperhitungkan sampai saat ini karena jerih payah para sesepuh terdahulu. Mari bersama-sama kita jaga desa ini dan mendoakan agar para sesepuh mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT,” ujar Husni, salah satu warga lokal.(Hi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *