PALEMBANG, LINGKARAN ISTANA – Pemerintah Kecamatan Seberang Ulu II Palembang bersama Dinas PUPR Kota Palembang melalui bidang Sumber Daya Air (SDA) menindaklanjuti kondisi saluran drainase di kawasan Lorong Kolam, RT 26, 27, 28 dan 30/RW 10, Kelurahan Tangga Takat, Kecamatan Seberang Ulu II, Palembang.

Penanganan dilakukan pada Jumat, 9 Oktober 2026 sekitar pukul 09.00 WIB, setelah sebelumnya terdapat bagian dinding drainase yang roboh dan materialnya mengganggu aliran air.
Kondisi tersebut menyebabkan aliran drainase menjadi tidak lancar. Menindaklanjuti laporan masyarakat serta informasi yang sebelumnya beredar di media sosial, Kecamatan Seberang Ulu II kemudian berkoordinasi dan menggandeng PUPR Kota Palembang melalui SDA untuk melakukan pembersihan di lokasi.
Plt Camat Seberang Ulu II Palembang, Oscar, S.Sos., M.Si., turut memantau langsung proses penanganan bersama jajaran Kelurahan Tangga Takat serta perangkat RT dan RW setempat.

Sementara itu, Tim Drainase PUPR Kota Palembang melalui SDA menurunkan delapan orang pekerja yang berada di bawah pengawasan Hidayat selaku pengawas, serta didampingi Penmas atau pendamping masyarakat.

Material berupa tumpukan batu dan pecahan dinding drainase yang sebelumnya menghambat aliran kemudian dibersihkan oleh tim.
Oscar mengatakan, penanganan tersebut merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat mengenai kondisi drainase yang melintasi empat wilayah RT.
“Jadi hari ini dari pihak PUPR menindaklanjuti laporan warga dan juga berita di media sosial beberapa waktu yang lalu mengenai drainase di Lorong Kolam RT 26, 27, 28 dan 30. Jadi ada empat RT melalui aliran drainase ini,” kata Oscar.
Menurut Oscar, sebelumnya aliran air mengalami gangguan akibat tumpukan batu dari dinding tanggul yang roboh.
“Kalau kemarin airnya tersumbat karena banyak genangan batu, tumpukan batu-batu yang roboh karena dinding tanggulnya roboh. Hari ini sudah dibersihkan,” ujarnya.
Oscar mengapresiasi respons PUPR Kota Palembang melalui SDA yang telah menindaklanjuti kondisi tersebut. Menurutnya, pembersihan saluran juga menjadi bagian dari upaya menjaga kelancaran drainase menjelang musim penghujan.
“Terima kasih juga untuk respons cepat dari PUPR Kota Palembang, karena sekarang musim kemarau dan tentunya sebentar lagi akan masuk musim penghujan. Dalam hal ini kita harus mengantisipasi,” jelasnya.
Ia mengatakan, kelancaran aliran air perlu dijaga agar air dapat mengalir dengan baik menuju Sungai Musi sehingga potensi terjadinya genangan dan banjir dapat diminimalkan.
Selain penanganan oleh pemerintah, Oscar mengajak masyarakat untuk ikut menjaga kebersihan saluran drainase dengan tidak membuang sampah ke dalam aliran air.
“Yang utama adalah mari kita jaga sama-sama aliran air, aliran drainase ini dan jangan membuang sampah di aliran drainase karena ini bukan tempat membuang sampah,” tegasnya.
Ia juga mendorong masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan serta melaksanakan kegiatan gotong royong secara teratur dan berkala.
“Kita jaga kebersihan dan kita rawat dan biasakan bergotong royong secara teratur, secara periodik sehingga bisa terjaga aliran-aliran sungai dan air yang ada di wilayah kita ini,” pungkas Oscar.
Dengan adanya penanganan bersama tersebut, saluran drainase di Lorong Kolam diharapkan dapat kembali berfungsi dengan baik. Pemerintah Kecamatan Seberang Ulu II bersama PUPR Kota Palembang melalui SDA juga diharapkan terus melakukan pemantauan, khususnya menjelang musim penghujan.
Penanganan ini sekaligus menjadi bentuk kolaborasi pemerintah bersama masyarakat dalam menjaga fungsi drainase dan mengantisipasi potensi genangan maupun banjir di wilayah Kelurahan Tangga Takat.
(Toni)











