Keluarga MPC.Pemuda Pancasila Dairi Tolak Dan Kecam Hoak Yang Dialamatkan Kepada Wabup Dairi Terpilih

SIDIKALANG, Dairi.Sumut- Akibat Hoak dan Issu miring Terhadap Wakil Bupati Dairi terpilih 2025 – 2030 Wahyu Daniel Sagala membuat banyak pihak gerah dan Angkat bicara, Sebelumnya Tokoh masyarakat Adat dan Tokoh Pemegang Hak Ulayat [PHU] Sulang Silima Marga Bintang Lebbuh Mardinding sampaikan Sikap Tegas mengecam setiap upaya provokatif dan Hoak ditengah warga masyarakat Dairi dalam pemberitaan Media Mitra Mabes.com, Hari ini Jumat 17 Januari 2025, Sekretaris MPC. PP [Pemuda Pancasila] Iwandi Manalu,SH serta Ketua OKK MPC.PP Kabupaten Dairi Bernad Manalu pun angkat bicara dan menyampaikan Sikap Tegas dari keluarga Pemuda Pancasila Dairi.

Sekretaris MPC.PP Dairi Iwandi Agung Manalu, SH yang didampingi Ketua OKK MPC.PP Dairi Bernad Malau kepada Lingkaran Istana.id pada Jumat 17 Januari 2025 mengatakan Bahwa Isu Hoak Yang dialami oleh Salah Satu kader terbaik Pemuda Pancasila Dairi Wahyu Daniel Sagala, Yang merupakan Wakil Bupati Dairi terpilih 2025 – 2030 Harus dicermati secara profesional dan Obyektif.

“Tuduhan yang ditujukan pada Saudara Wahyu Daniel Sagala tidak Kredibel dan merupakan justice yang tidak berdasar, Kami mengikuti perkembangan berita di medsos, Dan Kami juga melihat ada akun Facebook atas nama Hermina dan Akun tiktok atas nama INFO A1 Sumut yang kami anggap telah ingin merusak Nama baik salah satu kader Kami atau setidak tidaknya berupaya menggiring Opini negatif ke Publik menuduh kader Kami telah terlibat dalam suatu penganiayaan,” Terang Iwandi Manalu dengan nada kecewa atas hoaks yang sengaja dihembuskan oleh seseorang.

“Kami sebagai kader pemuda pancasila tidak pernah diajarkan untuk melakukan aksi aksi kekerasan, Kami seluruh kader sudah terbiasa Hidup berdampingan dengan masyarakat dalam Damai serta bermitra kepada Pemerintah dalam hal hal yang positif yang salah satunya termasuk hal Kamtibmas Apalagi Kader Kami Wahyu Daniel ini adalah Seorang Tokoh masyarakat dan mantan Kepala Desa tiga kali berturut turut, Mana mungkin Beliau akan mau melakukan hal yang tidak terpuji,” Tambah Iwandi Manalu lagi.

Iwandi Manalu, SH kepada Lingkaran Istana.id mengatakan alangkah lebih baik jika pihak kepolisian terlebih dulu menangkap dan mengamankan pelaku Pencurian Handphone karyawan Wahyu Daniel Sagala tersebut karena telah secara sah dan terbukti melakukan pencurian dan telah terbukti berusaha mencuri data-data jejak percakapan digital orang lain, “Kenapa sampai saat ini Pelakunya belum ditahan,” Sebut Iwandi tanda tanya yang ditimpali sama oleh oleh Bernad Malau sebagai Ketua OKK MPC Pemuda Pancasila Dairi.

Lebih lanjut menurut Bernad Malau ada pihak pihak lain yang bukan berdomisili di Dairi, Dan identitas kependudukan bukan warga Dairi menyampaikan ide lewat salah satu media online, Agar Wahyu Daniel Sagala mengakui bahwa beliau terlibat dalam suatu tindakan penganiayaan kepada seseorang yang tidak pernah dilakukan oleh Saudara Wahyu, Bahkan penulisan Narasi suatu berita yang mengatakan “Dairi Berduka” oleh salah satu media online kesannya adalah Opini liar dan Provokatif,” Tegas Bernad kecewa atas pemberitaan itu.

Dalam waktu yang bersamaan, Iwandi Manalu, SH sebagai sekretaris MPC.PP Kabupaten Dairi kepada Lingkaran istana.id menyampaikan pesan Ketua MPC.PP [Pemuda Pancasila] Sabam Sibarani, S.Sos.MM lewat pemberitaan Media ini, “Supaya sebagai WNI yang baik, Jagalah kearifan lokal dan budaya kita, yaitu jangan suka menebar fitnah kepada orang lain, Bijaklah dalam hal menggunakan Media Sosial, Janganlah mau menjadi penyebar hoak yang blom teruji kebenarannya,” Terang Iwandi lagi meneruskan Pesan Ketua MPC.PP Kab. Dairi tersebut.

Terkait isu hoak yang sedang menerpa Kadernya, Kepada masyarakat Iwandi Manalu, SH serta Bernad Malau dengan Tegas mengatakan akan mengkawal perkembangan isu tersebut, “Kami Dengan Tegas menolak hoaks serta tindakan tindakan Provokatif lainnya,” Jelas Pengurus teras MPC. Pemuda Pancasila kabupaten Dairi tersebut, “Sekali Layar Terkembang, Surut Kita Berpantang, Pesan Moral Pemuda Pancasila. [M.Panjaitan]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *