TEBO – Lingkaran Istana. Id – Sebuah potret barunya perjalanan sejarah tanah Melayu Jambi siap disajikan ke hadapan publik. Melalui agenda unggulan Prabu Sedafi ’26, program The BeBiBeBa Show Premium resmi menggelar penayangan perdana (premiere) film dokumenter bertajuk “KESULTANAN JAMBI: Titah dan Singgasana”.
Film dokumenter yang disutradarai oleh sineas muda berbakat asal daerah, Muhammad Anton Ghunarso, ini mengajak penonton untuk menyelami kembali rekam jejak, garis keturunan, hingga intrik kekuasaan masa lalu yang belum banyak terungkap dalam buku-buku sejarah arus utama.
Melalui pesan singkat WhatsApp, Jumat 24- Juni -2026, pukul 16 Wib.Sejarawan sekaligus seorang Akademisi, Dr. Drs Yusdi Andra M. Pd. membenarkannya pemutaran perdana film dokumenter bertajuk kesultanan Jambi ini. Benar Dindo Husni, nanti malam insyaallah pemutaran perdananya akan kita mulai.Ucap Dr.Yusdi.
Film ini tidak hanya menyajikan narasi sejarah biasa, tetapi juga membawa penonton mempertanyakan kembali kisah-kisah lama: Bagaimana jika sejarah yang selama ini kita dengar ternyata menyimpan kisah yang jauh lebih besar?
Menariknya, penayangan ini juga dirangkaikan dengan pemutaran karya dari sejarawan Jambi, Dr. Drs. Yusdi Andra, M.Pd., yang semakin memperkaya khazanah dokumentasi sejarah dan budaya lokal Jambi.

Inisiatif pelestarian budaya ini mendapat apresiasi dan dukungan penuh dari berbagai elemen masyarakat, salah satunya dari organisasi kemasyarakatan Ormas Rumah Juang Rampas Setia 08 Berdaulat Kabupaten Tebo.

Keluarga besar Ormas Rumah Juang Rampas Setia 08 Berdaulat Kabupaten Tebo, melalui ketuanya, M. Husni bersama Sekretaris Hartoyo Rifai.S.Ag, menyatakan komitmen dan dukungannya secara terbuka terhadap pemutaran film Melayu Jambi tersebut. Menurutnya, karya ini memiliki nilai edukasi dan kebudayaan yang sangat tinggi bagi masyarakat Jambi.
”Dengan adanya pemutaran film Melayu Jambi karya sejarawan Dr. Drs. Yusdi Andra, M.Pd. ini, kita berharap dapat menumbuhkan kembali semangat perjuangan serta nilai-nilai luhur para leluhur terdahulu. Ini penting untuk membakar spirit generasi muda Melayu Jambi agar tidak melupakan akar sejarahnya,” tegas M. Husni.
Tak berhenti di layar kaca, para penonton disuguhi sesi diskusi interaktif (talkshow) seusai pemutaran film yang dipandu oleh Coach Ra sebagai host. Sesi ini dirancang untuk mengupas tuntas:
Proses Riset: Penggalian fakta serta manuskrip sejarah Kesultanan Jambi secara mendalam.
Behind the Scenes: Suka duka dan berbagai tantangan teknis pembuatan film di lapangan.
Dinamika Sejarah: Sisi lain kehidupan istana dan dinamika politik masa kerajaan yang jarang terekspos ke publik.
Detail Jadwal & Lokasi Acara
Bagi para pecinta sinema, pegiat seni budaya, akademisi, hingga mahasiswa yang ingin melihat sejarah Jambi dari sudut pandang segar, berikut detail pelaksanaannya:
Hari / Tanggal: Jumat, 24 Juli 2026
Waktu: 19.00 – 21.30 WIB
Lokasi: Graha Tempoa, Jelutung – Kota Jambi
Host: Coach Ra
Pengkarya Film: Muhammad Anton Ghunarso & Dr. Drs. Yusdi Andra, M.Pd.
Acara ini terbuka untuk umum dan komunitas. Namun, karena kuota tempat duduk yang terbatas, masyarakat yang berminat diimbau untuk hadir lebih awal di lokasi penayangan agar tidak kehabisan kursi.
Dengan dinamika keadaan saat ini, sejarah sering terlupakan dan lupa akan semangat para pendahulu kita terdahulu, dengan adanya film tersebut, mari merayakan karya sineas lokal, berdiskusi hangat, dan mengenal lebih dekat identitas tanah kelahiran kita.
(Hi)










