Pedagang di Indramayu Jadi Korban Perampokan, Pelaku Mengaku Wartawan

Oplus_131072

Indramayu/lingkaranistana.id – Seorang pedagang asal Desa Telukagung, Kecamatan Indramayu Kabupaten Indramayu, menjadi korban perampokan oleh sekelompok orang yang mengaku sebagai wartawan. Insiden ini terjadi di jalan raya Desa Pawidean, Kecamatan Jatibarang, pada Senin (10/3/2025) sekitar pukul 17.00 WIB.

Korban, Dul Rohman (25), saat itu sedang dalam perjalanan pulang setelah menagih uang dagangan menggunakan minibus milik majikannya. Namun, di tengah jalan, ia dipepet oleh sebuah mobil Daihatsu Sigra merah dengan nomor polisi E-1317-RH. Dari dalam mobil tersebut, keluar enam orang yang langsung menghentikan Dul dan berpura-pura melakukan pemeriksaan seperti layaknya petugas kepolisian.

Saat memeriksa kendaraan korban, para pelaku merampas kantong kresek berisi uang setoran sebesar Rp20 juta serta sebuah ponsel milik Dul. Setelah itu, mereka memerintahkan korban untuk mengikuti mobil mereka ke arah Jatibarang.

Setibanya di dekat SMA Negeri 1 Jatibarang, tiga orang pelaku turun dari mobil. Dul kemudian meminta ponselnya kembali agar bisa menghubungi majikannya. Salah satu pelaku mengizinkannya dan bahkan berbicara langsung dengan majikan Dul, mengaku sebagai wartawan.

Setelah itu, pelaku mengembalikan kantong kresek yang mereka ambil sebelumnya dan langsung melarikan diri. Namun, saat memeriksa isi kantong, Dul baru menyadari bahwa uang yang tersisa hanya Rp10 juta—separuh dari jumlah awal telah hilang.

“Saya baru sadar uangnya berkurang setelah sampai di rumah dan melaporkan kejadian ini ke majikan. Sepertinya uang itu diambil saat mereka merampas kantong kresek di awal,” ujar Dul.

Kasus ini pun segera dilaporkan ke pihak kepolisian. Dul memberikan keterangan terkait ciri-ciri para pelaku, termasuk salah satu yang berbadan gemuk dan seorang lainnya yang kurus serta berkacamata dengan masker. Sementara itu, sopir pelaku disebut berbadan besar dengan kulit hitam.

Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan para pelaku.
( Maman )

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *