BANYUASIN L.i ,- Pemerintah Desa (Pemdes) Panca Desa Kecamatan Air Kumbang dinilai tidak bisa bekerja, lantaran project pembangunan gorong gorong tersebut terkesan asal jadi.
Dikatakan asal jadi, menurut warga sekitar bahwa pada pelaksanaan pembangunan gorong gorong tersebut hanya dilakukan Polesan permukaan atas nya saja,
” Terkesan tidak bisa bekerja, itu di papan RAB nya pembangunan tapi faktanya cuman Seperti mainan saja yang di bangun atasnya doang/ngecor atasnya doang kalau tugunya/tempat duduknya itu di duga asal jadi.

Dalam Papan Informasi Kegiatan, project pembangunan gorong gorong dengan lokasi Dusun 02 RT. 05 – dianggarkan dari APBN Dana Desa Tahun Anggaran 2025 degan Nominal anggaran : Rp 35.829.000 -, yang dilaksanakan oleh TIM TPK Desa Panca Desa.
Kesimpulan, Pembangunan gorong-gorong yang dikerjakan “asal jadi” di desa Panca Desa berarti proyek tersebut tidak diselesaikan dengan benar, tidak memenuhi standar konstruksi yang baik, dan tidak mencapai tujuan yang diharapkan. Hal ini dapat terjadi karena berbagai faktor, seperti kurangnya pengawasan, penggunaan material yang tidak sesuai, atau kurangnya keahlian tenaga kerja.
Menurut Warga, ada berapa alasan mengapa pembangunan gorong-gorong di desa bisa dikerjakan “asal jadi”:
Kurangnya Pengawasan:
Proyek yang tidak diawasi dengan ketat oleh pihak terkait dapat menyebabkan penyimpangan dari rencana dan standar konstruksi.
Penggunaan Material yang Tidak Sesuai:
Penggunaan material yang tidak sesuai dengan spesifikasi proyek dapat mengurangi kualitas dan daya tahan bangunan.
Kurangnya Keahlian Tenaga Kerja:
Tenaga kerja yang tidak memiliki keahlian yang cukup dapat melakukan kesalahan dalam proses konstruksi, yang dapat menyebabkan bangunan tidak sesuai dengan harapan.
Keterbatasan Dana karena di pangkas
Dalam beberapa kasus, keterbatasan dana dapat memaksa pelaksana proyek untuk mengambil tindakan “asal jadi” untuk menghemat biaya.
Kurangnya Perhatian terhadap Detail:
Proyek yang tidak memperhatikan detail-detail teknis dapat menyebabkan masalah pada masa depan, seperti kebocoran atau kerusakan pada bangunan.
Sumber : Laporan Warga
(Rusdi )










