Deli Serdang L.i Rabu (15/10/2025).
SDN 105345 Sidodadi Ramunia di Kecamatan Beringin, Kabupaten Deli Serdang, tengah menjadi sorotan tajam terkait masalah pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) leguler yang diduga tidak transparan. Dana BOS leguler sebesar Rp 900.000 per murid dengan jumlah murid 285X900.000=RP256.000 Juta pertahun
Seharusnya penggunaan dana (BOS) leguler mengacu kepada permendikdasmen nomor 8 tahun 2025 untuk membelik buku sebesar 10% dari pagu anggaran tapi menurut keterangan kepala sekolah ibu halimah kepada awaq media pembelian buku mencapai 20% sesuai kebutuan.
Untuk pembelian buku matematika kelas 4, 5, dan 6, dan buku ipas kelas 4, 5 dan 6 brapa jumlah buku yang di beli”sebanyak murid’ brapa satu buku harganya”hanya inspekturat yang berhak bertanyak”boleh melihat bukunya dan moto bukunya engak di kasih.itu semua pertanyaan awaq media dan jawabpan kepala sekolah.tidak tranparansi dan akuntabilitas kepala sekolah. banyak yang di tutup-tutupi
Selain persoalan dana BOS,legur perihal penggajian staf dan guru di SDN 105345 juga menjadi sorotan.
Saat dikonfirmasi media, Rabu (8/10) Sekolah ini memiliki 5 guru P3K dan 6 guru honorer dengan skala gaji bervariasi: dua guru honorer menerima Rp 1.200.000 per bulan, dua orang lain mendapatkan Rp 900.000, dan dua orang lagi digaji Rp 650.000. Selain itu, satu petugas kebersihan mendapatkan gaji Rp 1.000.000 per bulan, serta satu operator sekolah yang menerima Rp 1.500.000. Jumlah gaji ke seluruan selamah setahun RP 107.000 juta
Yang lebih parah dan gawat kali anggaran dana bos leguler 20%sarana dan prasara tidak ada penjelasan sama sekali
Di mohonkan Para pengawas pendidikan di Kabupaten Deli Serdang juga diminta untuk segera melakukan audit dan pengawasan menyeluruh agar dapat memastikan dana BOS leguler tersebut benar-benar digunakan sesuai dengan tujuan utama yakni meningkatkan mutu pendidikan siswa.
Kurang lebih 09.00 wib pada tanggal 21/10/2025 awak media menemui aprator sekolah yang bernama nisa mempertanyakan apa tanggapan kepala sekolah terkait surat brita…iya menjawab dengan sepontan ibu kepala sekolah diam aja
***(agus)









