PALEMBANG, LINGKARAN ISTANA — Respons cepat kembali ditunjukkan jajaran kepolisian di Sumatera Selatan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Personel Polsek Ilir Barat I Palembang bergerak sigap menindaklanjuti insiden perkelahian remaja di kawasan Jalan Merdeka, tepatnya di pinggir Dam Pelangi, Kelurahan Talang Semut, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang, bahkan sebelum peristiwa tersebut ramai diperbincangkan di media sosial.
Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Sonny Mahar Budi Adityawan, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Ilir Barat I Kompol Fauzi Saleh, S.H., M.M., M.H., menyampaikan bahwa laporan masyarakat yang masuk melalui layanan 110 langsung direspons cepat oleh personel di lapangan.
Menindaklanjuti viralnya video perkelahian anak-anak di media sosial, Kapolsek IB I bersama piket fungsi segera mendatangi lokasi kejadian dan melakukan penelusuran terhadap pihak-pihak yang terlibat. Dari hasil penelusuran awal, petugas berhasil mengidentifikasi dua remaja yang terlibat, yakni:
IP (14), warga Ilir Barat II Palembang
HS (14), warga Bukit Kecil Palembang
Selanjutnya, Kapolsek bersama anggota menemui orang tua kedua belah pihak dan membawa para remaja tersebut ke Mapolsek Ilir Barat I untuk dimintai keterangan. Proses mediasi dilakukan sebagai langkah penyelesaian secara kekeluargaan, mengingat para pihak masih di bawah umur.
Dalam proses tersebut, salah satu remaja mengakui telah menyebarluaskan video perkelahian secara sengaja hingga menjadi viral di media sosial.
“Kami meminta maaf kepada warga Palembang atas perbuatan kami yang telah memviralkan video tersebut. Saya berjanji tidak akan mengulanginya lagi,” ujar salah satu remaja, yang kemudian diakhiri dengan saling meminta maaf di antara mereka.

Sementara itu, orang tua dari para remaja turut menyampaikan apresiasi atas penanganan cepat dan pendekatan humanis yang dilakukan pihak kepolisian.
“Terima kasih kepada Kapolsek Ilir Barat I. Permasalahan anak kami yang sempat viral kini sudah diselesaikan secara damai, dan tidak ada lagi dendam di antara kami,” ungkap salah satu orang tua.

Peran aktif masyarakat dalam memberikan informasi dinilai menjadi faktor penting dalam mempercepat respons kepolisian sekaligus menjaga situasi tetap aman dan kondusif.
Polri menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan, dengan mengedepankan langkah cepat, tepat, dan humanis tanpa harus menunggu suatu peristiwa menjadi viral terlebih dahulu.
Editor: Toni













