Perjuangkan Perbaikan 513 Km Jalan Rusak, Komisi III DPRD Tebo ‘Jemput Bola’ ke Kementerian PU

Editor:Budi St

TEBO//Lingkaranistana.id – Masalah infrastruktur jalan yang menjadi keluhan klasik masyarakat Kabupaten Tebo akhirnya mendapat respons agresif dari lini legislatif.

Tak ingin sekadar berpangku tangan menunggu anggaran daerah yang terbatas, Komisi III DPRD Kabupaten Tebo mengambil langkah berani dengan melakukan aksi ‘jemput bola’ langsung ke Kementerian Pekerjaan Umum (PU) di Jakarta pada Kamis (25/6/2026).

Langkah taktis ini diambil demi menyampaikan langsung aspirasi masyarakat serta memperjuangkan perbaikan infrastruktur jalan di Kabupaten Tebo. Berdasarkan data komprehensif, saat ini tercatat ada sepanjang 513 kilometer jalan di Kabupaten Tebo yang mengalami kerusakan. Angka yang cukup fantastis ini dinilai mustahil tuntas jika hanya mengandalkan kas daerah, sehingga sangat membutuhkan intervensi anggaran dari pemegang kebijakan di tingkat pusat.

Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Tebo, H. Ngatiran, menegaskan bahwa kunjungan langsung ke Kementerian PU ini bukan sekadar koordinasi formalitas di atas kertas.

Ini adalah langkah nyata dan diplomasi politik untuk meyakinkan pemerintah pusat bahwa Kabupaten Tebo membutuhkan perhatian mendesak terkait aksesibilitas jalan.

“Kondisi jalan rusak sepanjang 513 kilometer ini tersebar di berbagai kecamatan dan merupakan urat nadi perekonomian masyarakat. Jika kita hanya mengandalkan APBD Tebo, butuh waktu bertahun-tahun untuk menyelesaikannya.

Oleh karena itu, kami di Komisi III bergerak cepat mengetuk pintu Kementerian PU agar mengucurkan dana pusat melalui program-program strategis nasional,” ujar H. Ngatiran saat dikonfirmasi.

Politisi senior Tebo ini menambahkan, dalam pertemuan tatap muka di kementerian tersebut, pihaknya memaparkan data riil mengenai titik-titik kerusakan serta dampak sosial-ekonomi yang dirasakan langsung oleh masyarakat akar rumput. Sektor pertanian dan perkebunan, yang selama ini menjadi motor penggerak ekonomi Tebo, menjadi sektor yang paling terpukul akibat tingginya biaya logistik karena kondisi jalan yang kupak-kapik.

Kehadiran rombongan Komisi III DPRD Tebo ke gedung kementerian disambut baik oleh pejabat berwenang di Kementerian PU.

Pihak kementerian pun berjanji akan segera mengkaji usulan tersebut dan menyelaraskannya dengan skala prioritas pembangunan infrastruktur daerah tertinggal dan berkembang.

Aksi jemput bola yang dimotori oleh H. Ngatiran dan rekan-rekan di Komisi III ini diharapkan mampu membuahkan hasil manis dalam waktu dekat. Masyarakat Tebo kini menggantungkan harapan agar anggaran pusat dapat segera mengalir ke Bumi Seentak Galah Serengkuh Dayung demi kenyamanan, keselamatan, dan kesejahteraan mobilitas daerah.(Bd)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *