PALEMBANG, LINGKARAN ISTANA – Menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat tidak cukup hanya mengandalkan aparat penegak hukum. Peran serta organisasi kemasyarakatan menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran dan menjaga stabilitas keamanan di tengah masyarakat.
Semangat itulah yang kembali diperkuat melalui audiensi antara Ormas Gerakan Bersatu Rakyat (GBR) Sriwijaya Sumsel dan Direktorat Intelijen dan Keamanan (Ditintelkam) Polda Sumsel, Senin (27/7/2026) sekitar pukul 13.45 WIB.
Dipimpin langsung Ketua Umum GBR Sriwijaya Sumsel Ferry Sirajuddin atau yang akrab disapa Ferry King, jajaran pengurus GBR Sriwijaya datang untuk memperkuat komunikasi dan sinergi bersama Ditintelkam Polda Sumsel dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Sumatera Selatan.
Audiensi yang berlangsung di ruang Direktur Intelkam Polda Sumsel tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kemitraan antara Polri dan organisasi kemasyarakatan sebagai wujud nyata semangat Polri Presisi dalam menciptakan situasi yang aman, damai, dan kondusif.
Dalam sambutannya, Direktur Intelkam Polda Sumsel Kombes Pol. Tonny Budhi Susetyo, S.I.K., M.H., menyampaikan apresiasi atas kehadiran jajaran pengurus GBR Sriwijaya Sumsel yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum Ferry Sirajuddin atau yang akrab disapa Ferry King.
Ia berharap GBR Sriwijaya dapat terus berkembang menjadi organisasi yang eksis, profesional, serta mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kami mengucapkan selamat datang kepada teman-teman dari GBR Sriwijaya. Semoga organisasi ini semakin maju dan dapat terus bersinergi bersama Polri dalam menjaga situasi Kamtibmas di Provinsi Sumatera Selatan, khususnya di Kota Palembang,” ujar Kombes Pol. Tonny Budhi Susetyo.
Ia menegaskan, Polda Sumsel mendukung keberadaan organisasi kemasyarakatan yang memiliki tujuan positif dan siap menjadi mitra strategis Polri.
Menurutnya, keberadaan ormas memiliki peran penting sebagai Pam Swakarsa, yakni kelompok masyarakat yang turut membangun kesadaran warga dalam menjaga keamanan lingkungan secara mandiri.
“Kami ingin menghidupkan kembali budaya gotong royong dan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan sekitar. Dahulu masyarakat saling menjaga dan membantu satu sama lain, namun nilai-nilai tersebut mulai memudar. Karena itu, kami mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk ormas, untuk mengembalikan semangat tersebut,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, turut disampaikan gagasan pembentukan Koalisi Ormas Sumatera Selatan yang diprakarsai oleh tokoh masyarakat Ustadz Amak sebagai pembina spiritual.
Koalisi tersebut diharapkan dapat menjadi wadah untuk mempererat hubungan antarorganisasi kemasyarakatan, sehingga mampu mencegah potensi konflik maupun gesekan antarormas di masa mendatang.
Sementara itu, Ketua Umum GBR Sriwijaya Sumsel Ferry King menyambut baik arahan dan dukungan yang diberikan Ditintelkam Polda Sumsel.
Menurutnya, audiensi tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen GBR Sriwijaya sebagai organisasi kemasyarakatan yang menjunjung tinggi hukum dan persatuan, serta siap menjadi mitra Polri dalam menjaga stabilitas keamanan daerah.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Direktur Intelkam beserta jajaran yang telah menerima kami dengan sangat baik. Bagi GBR Sriwijaya, sinergi bersama Polri merupakan suatu kehormatan sekaligus tanggung jawab besar. Kami siap mendukung setiap program kepolisian dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta menciptakan suasana yang damai di tengah masyarakat,” tegas Ferry King.
Ia menambahkan, GBR Sriwijaya akan terus mengedepankan pendekatan persuasif, edukatif, dan humanis dalam menjalankan setiap aktivitas organisasi.
Ferry King juga menegaskan bahwa keberadaan GBR Sriwijaya bukan hanya sebagai organisasi kemasyarakatan, tetapi juga sebagai wadah pengabdian sosial yang siap membantu masyarakat serta mendukung program-program pemerintah dan Polri demi terwujudnya Sumatera Selatan yang aman, maju, dan bermartabat.
Dalam audiensi tersebut, turut dibahas pentingnya menjaga komunikasi yang baik antara Polri dan seluruh elemen masyarakat agar potensi gangguan keamanan dapat dicegah sejak dini.
GBR Sriwijaya juga diharapkan mampu membangun solidaritas internal yang kuat sehingga keberadaannya semakin mendapat kepercayaan masyarakat melalui tindakan nyata yang positif, santun, dan bertanggung jawab.
Di akhir pertemuan, kedua belah pihak sepakat untuk terus memperkuat koordinasi dan menjalin komunikasi secara berkesinambungan dalam menghadapi berbagai dinamika sosial di tengah masyarakat.
Polda Sumsel melalui Ditintelkam menegaskan komitmennya untuk terus membina dan merangkul GBR Sriwijaya sebagai mitra strategis dalam menjaga keamanan serta menciptakan kehidupan masyarakat yang tertib, damai, dan bermartabat.
Sebagai bentuk keseriusan, GBR Sriwijaya juga menyatakan kesiapan untuk terus bersinergi dengan Polri, khususnya Polda Sumatera Selatan, dalam menjaga stabilitas keamanan serta menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan sosial yang berkembang di masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasubdit IV Ditintelkam Polda Sumsel AKBP Alek Ramdan, S.E.; Panit V Kamneg Ditintelkam Sumsel IPDA Fery Hanafi, S.H.; Ketua Umum GBR Sriwijaya Sumsel Ferry Sirajuddin atau Ferry King; Sekretaris Jenderal GBR Jhony Antony; Penasehat Tony dan Indra K.; Wakil Ketua Martin; Wakil Panglima Sarman; Wakil Bendahara M. Atesha; Media Ormas Ruslan; serta Wakil Sekjen Andi.
Audiensi ini menjadi simbol bahwa kolaborasi antara Polri dan organisasi kemasyarakatan merupakan salah satu langkah strategis dalam mewujudkan Sumatera Selatan yang aman, damai, harmonis, dan kondusif, sesuai dengan semangat Polri Presisi yang mengedepankan profesionalitas, pelayanan, serta kemitraan bersama seluruh elemen masyarakat.










