MUARA BUNGO//Lingkaranistana.id– Aliansi Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Inakor DPW Provinsi Jambi bersama Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Gempur Kabupaten Bungo menggelar aksi demonstrasi di dua lokasi strategis, yaitu Mapolres Bungo dan Gedung DPRD Kabupaten Bungo.
Aksi tersebut digelar guna menuntut keadilan serta penanganan hukum yang cepat dan tegas atas dugaan penganiayaan terhadap masyarakat Tanjung Belit. Warga yang menjadi korban dilaporkan tengah berusaha mencari nafkah dan mencari damar untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
Terdapat beberapa poin utama yang disuarakan oleh aliansi massa aksi:
Usut Tuntas dan Tangkap Pelaku Penganiayaan: Mendesak jajaran Kepolisian Republik Indonesia, khususnya Polres Bungo, untuk segera memproses hukum, menindaklanjuti, dan menangkap para pelaku penganiayaan terhadap warga Tanjung Belit.
Keterlibatan Aktif DPRD Bungo: Meminta para wakil rakyat di DPRD Kabupaten Bungo, khususnya Komisi III, agar tidak tinggal diam dan segera memanggil pihak terkait untuk menuntaskan persoalan ini.
Persatuan Masyarakat dan Perlindungan Warga Awam: Mengajak seluruh elemen masyarakat Kabupaten Bungo untuk bersatu menjaga solidaritas, serta menolak segala bentuk intimidasi maupun pembodohan terhadap warga kecil dari oknum pihak perusahaan (PT KIM) maupun oknum aparat penegak hukum.
Perwakilan aliansi yang telah diterima oleh pihak terkait berharap agar institusi kepolisian serta dewan perwakilan rakyat di Bungo memberikan langkah nyata demi menjamin rasa aman dan keadilan bagi masyarakat Tanjung Belit.(Bd)










