Harapan Terwujud.Jalan Pal 12- Simpang 21 dan Jalan Padang Lamo Tebo Akhirnya Dikucur APBN Rp68 Miliar

​TEBO, Lingkaran Istana — Harapan masyarakat Kabupaten Tebo untuk menikmati akses infrastruktur jalan yang layak dan memadai akhirnya menemukan titik terang yang sangat signifikan. Setelah berpuluh-puluh tahun seolah terabaikan dan rusak berat, Jalan Padang Lamo kini resmi mendapatkan kucuran anggaran pembangunan yang bersumber dari APBN Pusat untuk tahun anggaran 2026.

​Kabar menyejukkan ini disampaikan langsung oleh Bupati Tebo, Agus Rubiyanto, saat menyambut agenda kunjungan kerja Anggota Komisi V DPR RI Dapil Jambi dari Fraksi PDI Perjuangan, Dr. Edi Purwanto, S.H.I., M.Si., di Kabupaten Tebo pada Jumat (11/9/2026).

​Hasil Perjuangan di Senayan: Kucuran Rp68 Miliar untuk Tebo
​Pembangunan infrastruktur di wilayah ini mendapat perhatian khusus di tingkat pusat. Tidak tanggung-tanggung, total alokasi anggaran yang berhasil diperjuangkan oleh Edi Purwanto di Senayan untuk pembangunan jalan di Kabupaten Tebo tahun ini menembus angka Rp68 miliar.

​Adapun rincian pemanfaatan anggaran jumbo tersebut dibagi ke dalam dua titik fokus utama:
​Rp29 Miliar: Dialokasikan khusus untuk percepatan rekonstruksi dan penanganan darurat hingga permanen pada ruas Jalan Padang Lamo.
​Rp38 Miliar: Dialokasikan untuk pembangunan serta peningkatan kualitas koridor Jalan Pal 12 – Simpang 21.

​Sinergi antara pemerintah daerah dan wakil rakyat di DPR RI ini diharapkan mampu mengurai permasalahan kemacetan, percepatan mobilitas barang, serta mendongkrak perekonomian warga lokal yang selama ini terhambat oleh kondisi jalan yang rusak.

​Menindaklanjuti realisasi pengerjaan di lapangan, awak media Lingkaran Istana mengonfirmasi langsung perkembangan proyek infrastruktur tersebut. Terkait pengerjaan koridor Jalan Pal 12 – Simpang 21, Manager Teknis Proyek, Joko, memberikan keterangannya melalui pesan tertulis WhatsApp.
​Joko mengonfirmasi bahwa pengerjaan fisik di lokasi terus berjalan secara intensif.
​”Progres fisik untuk pengerjaan jalur Pal 12 – Simpang 21 saat ini telah mencapai kurang lebih 30 persen,” ungkap Joko saat dikonfirmasi media beberapa hari yang lalu.

​Di sisi lain, antusiasme tinggi warga Tebo juga diiringi dengan fungsi pengawasan dari masyarakat. Warga Kabupaten Tebo, menaruh harapan besar agar seluruh paket pekerjaan ini dapat rampung tepat waktu tanpa mengorbankan kualitas mutu bangunan.
​Masyarakat mengimbau dengan tegas kepada pihak kontraktor, konsultan pengawas, hingga dinas terkait untuk bekerja secara profesional dan mematuhi seluruh spesifikasi teknis (bestek) yang tertuang dalam dokumen kontrak.
​”Kami sangat bersyukur jalan ini akhirnya dibangun. Namun, kami minta dengan sangat agar tidak ada praktik main mata atau kongkalikong antara pihak pelaksana dan pengawas dalam pengerjaan proyek ini. Pekerjaannya harus benar-benar berkualitas dan sesuai spesifikasi, supaya masyarakat bisa menikmati jalan yang bagus dan tahan lama, bukan sekadar asal jadi,” tegas salah satu perwakilan warga Tebo.

​Masyarakat menegaskan akan terus memantau jalannya pengerjaan hingga tuntas guna memastikan anggaran APBN puluhan miliar tersebut benar-benar terealisasi demi kemaslahatan publik.
​(Hi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *