Muaro Bungo, Lingkaran Istana Id — Duka mendalam menyelimuti masyarakat Provinsi Jambi, khususnya Kabupaten Bungo. Salah satu putra terbaik daerah, Drs. H. Zulfikar Achmad, telah berpulang ke rahmatullah pada Rabu (4/11/2026) pukul 16.30 WIB di Rumah Sakit Premier, Jakarta.
Rasa kehilangan mendalam dirasakan langsung oleh Direktur PERUMDAM Pancuran Telago Kabupaten Bungo beserta seluruh jajaran. Eka Yasa ST Sebagai putra dari H. Hoesin Saat—yang merupakan sepupu kandung dari almarhum Drs. H.Zulfikar Achmad—Direktur PERUMDAM Pancuran Telago menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas kepulangan sosok yang tidak hanya menjadi bagian dari keluarga besar, tetapi juga figur pemimpin tegas dan penuh keteladanan.
”Kami sangat kehilangan sosok pemimpin yang tegas, mengayomi, dan menjadi teladan bagi kami semua. Almarhum telah mendedikasikan hidupnya untuk kemajuan daerah dan masyarakat Jambi,” ungkap Eka Yasa ST..
Ucapan belasungkawa juga disampaikan semua masyarakat Kabupaten Bungo yang menyatu dalam keprihatinan atas berpulangnya tokoh yang sangat disayangi dan dihormati oleh seluruh lapisan masyarakat ini.
Almarhum H. Zulfikar Achmad merupakan tokoh karismatik kelahiran bumi Sepucuk Jambi Lurah Sembilan, yang memiliki akar kuat di kawasan Lubuk Landai dan Pelayang, Kabupaten Bungo.
Sebelum terjun ke dunia politik dan pemerintahan, almarhum mengawali kariernya sebagai pengusaha sukses di Jakarta. Keberhasilannya merantau di Ibu Kota tak sedikit pun membuatnya melupakan tanah kelahiran. Pada tahun 2000, almarhum memutuskan pulang ke kampung halaman untuk mengabdikan diri dan membangun daerah tercinta.
Rekam jejak pengabdian almarhum di dunia publik tercatat sangat cemerlang:
Bupati Kabupaten Bungo (2 Periode): Memimpin dengan penuh dedikasi dan ketegasan, almarhum berhasil membawa perubahan besar dan kemajuan signifikan bagi pembangunan infrastruktur serta kesejahteraan warga Bungo.
Kiprahnya berlanjut di tingkat nasional. Selama tiga periode berturut-turut di Senayan, almarhum konsisten memperjuangkan aspirasi rakyat Jambi di tingkat pusat.
Bagi keluarga besar dan
warga Jambi pada umumnya, H. Zulfikar Achmad bukan sekadar mantan pejabat, melainkan sosok pengayom yang selalu dekat dengan rakyat kecil dan teguh dalam memperjuangkan kepentingan publik.
”Beliau adalah figur teladan yang luar biasa, sosok pengabdi sejati yang selalu mendengarkan dan memperjuangkan nasib rakyatnya,” kenang warga saat menghadiri prosesi penghormatan terakhir.
Selamat jalan, Drs. H. Zulfikar Achmad. Semoga almarhum diampuni segala dosanya, diterima seluruh amal ibadahnya, serta ditempatkan di tempat terbaik di sisi Allah SWT. Bagi keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan ketabahan dan keikhlasan.
Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin.
(Hi)






