Yayasan Sakinah Finance dan NPCI Indramayu Gelar Pelatihan Literasi Keuangan bagi Penyandang Disabilitas

Oplus_131072

Indramayu/lingkaranistana.id – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-498 Kabupaten Indramayu, Yayasan Sakinah Finance bekerja sama dengan National Paralympic Committee of Indonesia (NPCI) Kabupaten Indramayu menyelenggarakan kegiatan pelatihan bagi penyandang disabilitas bertema “Literasi dan Ta’awun untuk Kemandirian Disabilitas” di Gedung PGRI Indramayu. Pada Minggu/05/10/2025.

Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap peningkatan kemandirian penyandang disabilitas, khususnya dalam hal literasi keuangan syariah dan penguatan semangat ta’awun atau saling tolong-menolong dalam kehidupan sosial dan ekonomi.

Selain memberikan materi pelatihan, Yayasan Sakinah Finance turut menyalurkan bantuan berupa kartu asuransi ta’awun serta Al-Qur’an Braille kepada peserta sebagai wujud dukungan spiritual dan perlindungan finansial.

Pembina NPCI Kabupaten Indramayu, H. Sona Susanto, menyampaikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Kegiatan ini bukan hanya memberi ilmu, tetapi juga membuka jalan bagi penyandang disabilitas untuk lebih mandiri dan percaya diri. Kami berharap kolaborasi ini terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak saudara-saudara disabilitas di Indramayu,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Sakinah Finance, Prof. Dr. Murniati Mukhlisin, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen lembaga dalam memperluas literasi keuangan inklusif.

“Kami ingin memastikan bahwa penyandang disabilitas memiliki akses yang sama terhadap pengetahuan keuangan syariah dan perlindungan sosial. Semangat ta’awun adalah pondasi kita bersama dalam membangun kemandirian,” jelasnya.

Kegiatan berlangsung dengan penuh semangat dan kehangatan. Para peserta disabilitas tampak antusias mengikuti berbagai sesi seperti literasi keuangan, motivasi kewirausahaan, dan pembagian bantuan simbolis.

Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta ekosistem sosial yang inklusif dan berkeadilan, di mana penyandang disabilitas dapat berperan aktif dalam pembangunan masyarakat berdasarkan nilai-nilai Islam: keadilan, tolong-menolong, dan keberkahan.
( Maman )

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *