Lampung Tengah.Lingkaran istana id.– Sebuah langkah besar dalam penguatan ekonomi desa resmi dimulai dengan terbentuknya Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PERKOPDESI Kabupaten Lampung Tengah masa bakti 2026–2031. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 11 April 2026, di Kampung Bumi Mas,
Kecamatan Seputih Agung, dengan dihadiri oleh 96 peserta dari pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Pelampung Tengah.
Dalam forum musyawarah tersebut, disepakati kepengurusan inti yang akan menggerakkan organisasi ke depan, yaitu:
Abdul Hadi – Ketua Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Rejosari Mataram, Kecamatan Seputih Mataram, dipercaya sebagai Ketua
Muslihun Al Lampani – Ketua KDMP Dono Arum, Kecamatan Seputih Agung, sebagai Wakil Ketua
Muhammad As’ari – Sekretaris KDMP Tanjung Anom, Kecamatan Terusan Nunyai, sebagai Sekretaris
Sinta Nurbaiti – Pengurus KDMP Nambah Dadi, Kecamatan Terbanggi Besar, sebagai Bendahara
Sebuah Kolaborasi Besar
Terpilihnya para pengurus ini mencerminkan kolaborasi lintas kecamatan yang menjadi kekuatan utama dalam membangun gerakan koperasi yang solid dan berdaya saing.
Dari Seputih Mataram, Seputih Agung, Terusan Nunyai, hingga Terbanggi Besar semua berpadu dalam satu semangat: membangun ekonomi desa secara bersama, bukan sendiri-sendiri.
Inilah wajah baru gerakan koperasi:
bukan sekadar struktur organisasi, tetapi jejaring kekuatan ekonomi rakyat.
Bukan Sekadar Organisasi
DPD PERKOPDESI hadir bukan hanya sebagai wadah formal, tetapi sebagai:
pusat koordinasi antar koperasi desa
ruang konsolidasi kekuatan ekonomi
alat perjuangan kesejahteraan anggota
Lebih dari itu, forum ini juga menyepakati pembentukan Koperasi Merah Putih Sekunder Kabupaten Lampung Tengah sebagai badan usaha bersama yang akan mengelola potensi ekonomi secara kolektif dan terintegrasi.
Arah Perjuangan ke Depan
Dengan terbentuknya DPD PERKOPDESI dan koperasi sekunder, langkah ke depan semakin jelas:
memperkuat kelembagaan koperasi desa
membangun usaha bersama skala besar
meningkatkan nilai tambah ekonomi desa
menciptakan kesejahteraan nyata bagi anggota
Gerakan ini membawa satu pesan kuat:
“Koperasi tidak boleh berjalan sendiri-sendiri. Saatnya bersatu, tumbuh bersama, dan menang bersama.
“Koperasi Kuat — Desa Mandiri — Rakyat Sejahtera”
DPD PERKOPDESI Lampung Tengah optimis menjadi motor penggerak ekonomi desa berbasis gotong royong yang nyata, terukur, dan berkelanjutan.
(Suparudin)









