PALEMBANG, LINGKARAN ISTANA — Pemerintah Kecamatan Seberang Ulu I bersama Dinas Perkimtan Kota Palembang bergerak menindaklanjuti keluhan warga Kelurahan 5 Ulu, Lorong Terusan I, terkait kondisi jalan rusak yang telah berlangsung bertahun-tahun dengan melakukan survei dan pengukuran di lokasi.
Jalan yang mengalami kerusakan parah tersebut diketahui merupakan akses vital atau “jantung utama” bagi warga, karena menghubungkan sejumlah titik penting, termasuk menuju RS Bari serta fasilitas pendidikan di sekitar Jalan Panca Usaha. Kondisi jalan yang berlubang dinilai menghambat mobilitas masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, baik untuk bekerja, bersekolah, maupun mengakses layanan kesehatan.

Camat Seberang Ulu I, Mukhtiar Hijrun, S.STP, turun langsung ke lokasi bersama jajaran terkait. Kunjungan ini turut melibatkan pihak Kelurahan 5 Ulu yang diwakili oleh Sekretaris Kelurahan (Seklur) Resti, serta dihadiri oleh perwakilan dari Dinas Perkimtan Kota Palembang. Peninjauan dilakukan pada Senin (4/5/2026) sebagai bentuk respons atas aspirasi warga.
Dalam kegiatan tersebut, petugas dari Perkimtan melakukan survei teknis sekaligus pengukuran terhadap titik-titik jalan yang mengalami kerusakan paling krusial. Hasil dari survei ini akan menjadi dasar dalam perencanaan teknis sebelum memasuki tahap realisasi perbaikan.
Berdasarkan pantauan di lapangan, akses jalan rusak tersebut berada di kawasan RT 62/RW 08, Kelurahan 5 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, Kota Palembang, dengan kondisi yang dinilai cukup memprihatinkan.
Meski demikian, warga berharap kunjungan dari pemerintah dan dinas terkait ini tidak berhenti pada tahap survei semata. Mereka menginginkan adanya langkah nyata berupa percepatan perbaikan jalan yang telah lama dinanti.
“Kami warga di sini sering nian, Pak, diberi janji palsu. Maka itu dengan adanya kunjungan ini, kami berharap jalan ini cepat segera diperbaiki,” ungkap salah seorang warga dengan nada kecewa.
Menanggapi hal tersebut, Camat SU I Mukhtiar Hijrun menegaskan bahwa pihaknya memahami sepenuhnya keluhan masyarakat. Ia juga menjelaskan bahwa lokasi tersebut sebelumnya telah disurvei pada tahun 2019 oleh Ratu Dewa, yang saat itu masih menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang.

“Kami sangat memahami keluhan warga setempat berkaitan dengan jalan yang rusak ini. Petugas dari Perkimtan sudah melakukan survei atas instruksi Kepala Dinas, seluruh titik yang krusial sudah dipetakan dan diukur. Ibarat membuat kue, sekarang kita sudah mengetahui takaran kebutuhannya. Karena sudah diukur, tinggal menunggu waktu untuk mulai pengerjaannya,” tegasnya.
Hingga berita ini diterbitkan, proses hasil survei dan pengukuran yang dilakukan oleh Dinas Perkimtan Kota Palembang masih dalam tahap tindak lanjut menuju realisasi perbaikan. Pemerintah Kecamatan Seberang Ulu I bersama pihak terkait menyatakan komitmennya untuk terus mengawal percepatan pembangunan, sementara warga berharap perbaikan jalan tersebut segera terealisasi dan tidak kembali tertunda Tutupnya.
Editor : Toni













