Lahat – Lingkaranistana.id – Kasus penganiayaan yang dilakukan seorang anak terhadap ayah, ibu, nenek, dan adiknya sendiri di Kecamatan Merapi Timur yang sempat menghebohkan masyarakat akhirnya diungkap secara lengkap oleh Kapolsek Merapi, Iptu Chandra Kirana, SH., MH., dalam Podcast Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lahat, Jumat (26/6/2026).
Dipandu host Agustriawan, Kapolsek Merapi menjelaskan bahwa pengungkapan kasus tersebut berawal dari laporan masyarakat melalui layanan darurat Polri 110.
“Saat itu operator 110 menerima laporan adanya tindak kekerasan di Kelurahan Lebuay Bandung, Kecamatan Merapi Timur. Laporan langsung diteruskan ke Polsek Merapi, kemudian kami bersama personel segera menuju tempat kejadian perkara,” ujar Iptu Chandra.
Menurutnya, layanan 110 menjadi sarana yang sangat efektif dalam mempercepat respons kepolisian. Setiap laporan masyarakat akan otomatis diteruskan ke kantor polisi terdekat sesuai lokasi kejadian sehingga penanganan dapat dilakukan dengan cepat.
Di lokasi kejadian, petugas mendapati seorang pria bernama Uje telah melukai anggota keluarganya sendiri, yakni ayah, ibu, nenek, dan adiknya. Pelaku diduga berada di bawah pengaruh lem Aibon.
Kapolsek menjelaskan, pelaku sempat memaksa meminjam telepon genggam milik orang tuanya. Karena permintaannya ditolak, pelaku yang dalam kondisi tidak stabil langsung mengambil senjata tajam dari dapur dan melakukan penganiayaan terhadap keluarganya.
“Berkat kesigapan personel Polsek Merapi bersama bantuan masyarakat, pelaku berhasil diamankan tanpa perlawanan. Pelaku juga diketahui merupakan seorang residivis,” ungkap Kapolsek.
Dalam podcast tersebut, Kapolsek Merapi mengimbau masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan layanan 110 apabila menemukan tindak kriminal, kekerasan dalam rumah tangga, maupun gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat lainnya.
Selain layanan 110, Polsek Merapi juga membuka akses pengaduan melalui WhatsApp dan media sosial agar masyarakat semakin mudah menyampaikan informasi maupun pengaduan kepada pihak kepolisian.
Tak hanya membahas penanganan kasus kriminal, Iptu Chandra juga memaparkan berbagai inovasi pelayanan yang telah dilakukan Polsek Merapi, di antaranya pemasangan CCTV di sejumlah titik serta upaya mitigasi kemacetan bersama Satlantas dan para pemangku kepentingan di wilayah Merapi sejak 2025.
Podcast PWI Lahat tersebut turut dihadiri Wakapolsek Merapi Iptu Rozi, SH., Kanit Intelkam Ipda Oki Frastiawan, SH., Kanit Reskrim Ipda Andricko Kurnia, beserta jajaran. Dari PWI Lahat hadir Ketua PWI Lahat Edhi Amin, S.Pd.I., Direktur Podcast Rivaldo, Host Agustriawan beserta Auden Anggota PWI Lahat
Di akhir perbincangan, Kapolsek Merapi berharap masyarakat terus bersinergi dengan kepolisian melalui pelaporan yang cepat dan akurat agar setiap potensi gangguan keamanan dapat segera ditangani demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.
Serta Testimoni layangan 110 oleh Ketua PWI Lahat Edhi Amin SPdI menelpon hanya durasi 15 menit Tim reaksi cepat Polres Lahat langsung ke TKP.
Laporan Wartawan Novita










