Tensi Memanas di Teluk Langkap: Video Emak-Emak Nyaris Baku Hantam Viral, Ormas RAMPAS SETIA 08 TEBO, Angkat Bicara!.

​TEBO –Lingkaran Istana. Id — Situasi di Desa Teluk Langkap, Kecamatan Sumay, Kabupaten Tebo, dilaporkan kian memanas dalam tiga bulan terakhir. Puncaknya, sebuah rekaman video yang memperlihatkan aksi adu mulut menegangkan antar-sejumlah ibu-ibu (emak-emak) hingga nyaris saling serang, beredar luas dan mendadak viral di grup WhatsApp Forum Masyarakat Tebo pada Selasa (14/7/2026).
​Insiden yang menjadi buah bibir masyarakat ini diduga kuat dipicu oleh aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) atau yang akrab disebut dompeng.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, aktivitas ilegal tersebut disinyalir beroperasi tepat di belakang rumah salah satu anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) setempat.
​Dalam video berdurasi singkat tersebut, tampak beberapa wanita terlibat adu argumen dengan nada tinggi. Ketegangan sempat memuncak hingga nyaris berujung pada kontak fisik, sebelum akhirnya dilerai oleh warga sekitar yang berada di lokasi kejadian.

Merespons konflik yang kian meruncing ini, Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Rumah Juang Rampas Setia 08 Berdaulat Kabupaten Tebo akhirnya angkat bicara. Mereka mengaku telah mengamati dan mengawal isu ini selama tiga bulan terakhir dengan penuh keheranan.
​”Kami dari Rampas melihat dan mengamati, ini sudah seperti ada pembiaran. Kami tidak mengerti apa maksud dari semua ini. Kok bisa-bisanya dibiarkan sampai memuncak seperti sekarang. Ini aneh bin ajaib!” tegas M.Husni Ketua
Ormas RAMPAS SETIA 08 Kabupaten Tebo.

​Merasa miris, perihatin dan terpanggil akan rasa peduli sesama masyarakat Tebo. Ketua Ormas RAMPAS SETIA 08 mengeluarkan seruan tegas kepada seluruh pihak berwenang dan pemangku kebijakan di Kabupaten Tebo, khususnya di Desa Teluk Langkap.
​Mereka meminta komitmen nyata dari:
​Aparat Keamanan & Ketertiban (TNI/Polri dan instansi terkait) untuk segera turun tangan.
​Tokoh Adat & Tokoh Agama untuk menjembatani dialog dan meredam emosi warga.
​”Kami meminta kepada semua elemen yang berhubungan dengan masalah keamanan, ketertiban, serta para tokoh adat dan agama di Kabupaten Tebo, khususnya Desa Teluk Langkap, untuk segera mengambil langkah yang bijaksana, cepat, dan tepat. Jangan sampai masalah yang berawal dari dompeng ini terus memuncak dan menelan korban,” pungkasnya.

​Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti dan kronologi lengkap dari bentrokan emak-emak tersebut masih belum dapat dipastikan secara hukum, sementara pihak desa maupun aparat terkait diharapkan segera memberikan klarifikasi resmi guna menenangkan situasi.(Hi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *