Lampung Tengah.Lingkaran istana id.– Kehadiran Polsek Seputih Banyak di tengah masyarakat melalui program Polsek Manjaw di Kampung (PMK) kian dirasakan manfaatnya.
Tak sekadar menjadi ajang silaturahmi, kegiatan yang rutin dipimpin Kapolsek Seputih Banyak, AKP Hairil Rizal, S.H., M.H., di setiap kampung ini menjadi ruang terbuka bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, keluhan, maupun berbagai persoalan yang dihadapi, sekaligus mencari solusi bersama guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukumnya.
Kali ini, kegiatan PMK digelar di Kampung Sakti Buana (SB 15), Kecamatan Seputih Banyak, pada Rabu malam (29/7/26), dengan dihadiri aparatur kampung, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta warga setempat.
Mewakili Kapolres Lampung Tengah, AKBP Charles Pandapotan Tampubolon, S.I.K., S.H., M.H., Kapolsek Seputih Banyak, AKP Hairil Rizal mengatakan bahwa Polri ingin semakin dekat dengan masyarakat sehingga setiap persoalan yang muncul dapat dideteksi dan diselesaikan sejak dini melalui komunikasi yang baik.
“Kami ingin masyarakat benar-benar merasakan kehadiran Polri. Menjaga keamanan bukan hanya tugas aparat keamanan, tetapi menjadi tanggung jawab bersama. Karena itu, kami membuka ruang dialog agar setiap permasalahan dapat segera dicarikan solusi secara bersama-sama,” ujar Kapolsek.
Dalam dialog tersebut, warga menyampaikan harapan agar sinergi antara kepolisian dan masyarakat terus diperkuat, termasuk mengaktifkan kembali poskamling menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Kampung (Pilkakam).
Menanggapi hal itu, Kapolsek menegaskan komitmen Polsek Seputih Banyak untuk bersikap netral dalam pelaksanaan Pilkakam serta mendukung upaya masyarakat menjaga keamanan lingkungan melalui kegiatan ronda malam dan pengaktifan kembali poskamling.
Di akhir kegiatan, Kapolsek mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, serta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah kebersamaan.
“Keamanan yang terjaga lahir dari kepedulian. Jika masyarakat kompak, saling mengingatkan, dan berkolaborasi dengan kepolisian, maka sekecil apa pun potensi gangguan dapat dicegah. Mari kita menjadi sabuk kamtibmas yang kuat demi mewujudkan kampung yang aman, damai, dan harmonis,” tutup Kapolsek.
Lingkaran istana id.(Suparudin)










