Banjir Rob Rendam Tiga Desa di Kandanghaur, Ribuan Warga Terdampak

Oplus_131072

Indramayu/lingkaranistana.id – Ribuan warga di wilayah pesisir utara Kabupaten Indramayu terdampak banjir rob yang melanda tiga desa di Kecamatan Kandanghaur, Selasa (7/10/2025). Peristiwa tersebut bertepatan dengan peringatan Hari Jadi Kabupaten Indramayu ke-498.Pada Selasa 07/10//2025.

Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indramayu, banjir rob mulai terjadi sejak beberapa hari terakhir dan mencapai puncaknya pada Selasa pagi sekitar pukul 08.30 WIB. Air pasang laut dengan cepat menerobos ke wilayah permukiman warga di tiga desa, yakni Eretan Wetan, Eretan Kulon, dan Kertawinangun.

Ketinggian air di lokasi terdampak bervariasi antara 30 sentimeter hingga satu meter, menyebabkan aktivitas warga dan perekonomian setempat lumpuh. Sejumlah fasilitas umum juga dilaporkan tidak dapat berfungsi karena seluruh wilayah di tiga desa tersebut terendam air.

“Air pasang mulai naik sejak pagi dan masuk ke rumah warga. Untuk sementara belum ada laporan korban jiwa. Kami bersama aparat desa dan relawan telah menyiapkan posko pengungsian bagi warga yang membutuhkan,” ungkap Wamimuddin, petugas Tagana BPBD Indramayu.

Adapun data sementara jumlah rumah dan warga terdampak berdasarkan laporan BPBD Indramayu adalah sebagai berikut:
• Desa Eretan Wetan: 1.123 rumah terendam, 1.232 KK, 4.197 jiwa
• Desa Eretan Kulon: 920 rumah terendam, 1.098 KK, 3.002 jiwa
• Desa Kertawinangun: 172 rumah terendam, 194 KK, 586 jiwa.

Dengan demikian, total terdapat 1.215 rumah dan 7.786 jiwa yang terdampak banjir rob di wilayah Kecamatan Kandanghaur.

BPBD Kabupaten Indramayu terus melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan aparat desa, kecamatan, serta relawan untuk menangani dampak bencana dan memastikan kebutuhan warga terdampak dapat segera terpenuhi.
( Maman )

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *