Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Dorong Indramayu Jadi Pusat Kebudayaan Daerah

Oplus_131072

Indramayu/lingkaranistana.id – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan komitmennya untuk mendorong Kabupaten Indramayu menjadi salah satu pusat kebudayaan di masa depan. Pesan tersebut disampaikan saat dirinya menghadiri Rapat Paripurna dalam rangka Hari Jadi Indramayu ke-498 di Gedung DPRD Indramayu, Selasa (7/10/2025).

Dalam sambutannya, Dedi menyebut bahwa penguatan identitas budaya daerah dapat diwujudkan melalui pembangunan yang berpadu dengan nilai-nilai sejarah lokal. Ia mencontohkan penggunaan lambang Gagak Winangsih pada desain jembatan maupun tata kota sebagai simbol kearifan dan sejarah Indramayu.

“Kalau ini diterapkan, Indramayu bisa menjadi pusat kebudayaan,” ujar Dedi.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa pada tahun 2026 Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan mengalokasikan anggaran khusus untuk penataan jalan dan pembangunan jembatan dengan sentuhan artistik yang mencerminkan identitas budaya Indramayu.

Menurut Dedi, sungai-sungai di Indramayu juga menyimpan potensi besar untuk dikembangkan sebagai bagian dari wajah kebudayaan daerah. Ia menegaskan bahwa arah pembangunan seharusnya berangkat dari sejarah dan karakter masyarakat setempat.

“Indramayu punya sejarah dan budaya yang kental, masyarakat juga dikenal keras namun berjiwa seni tinggi, tercermin dari Tari Topeng Indramayu yang sudah mendunia,” katanya.

Dedi menambahkan, menghadirkan simbol masa lalu dalam pembangunan modern bukanlah hal yang bertentangan, justru menjadi bentuk penghormatan terhadap sejarah.

“Kita tidak mungkin kembali ke abad kerajaan, tapi simbolisasi pembangunan masa lalu bisa dihadirkan di masa kini,” tegasnya.

Ia menilai, beberapa daerah di Indonesia telah berhasil menerapkan simbol-simbol peradaban masa lalu dalam pembangunan modern tanpa menghambat kemajuan, seperti yang dilakukan di Yogyakarta dan daerah lainnya.

Menutup sambutannya, Dedi berpesan kepada Bupati Indramayu, Lucky Hakim, agar lebih sering turun langsung ke masyarakat dan memperhatikan tata kota agar semakin indah dan tertata.

“Ini biar Indramayu kinclong sekinclong bupatinya,” tutup Dedi.( Maman )

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *