PALEMBANG, MLi.id — Pemerintah Kecamatan Seberang Ulu I (SU I) Kota Palembang melaksanakan aksi gotong royong penataan dan normalisasi anak sungai di kawasan Lorong Sungai Sei Masjid, Kelurahan 3/4 Ulu, Jumat pagi (6/2/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari program gotong royong PNS dan PPPK tingkat Kecamatan Kota Palembang Tahun 2026.
Aksi yang dimulai sekitar pukul 07.00 WIB tersebut bertujuan menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan tertata, sekaligus menormalisasikan aliran anak sungai yang berada di tengah permukiman warga. Kegiatan serupa juga dilaksanakan secara serentak di sejumlah kecamatan dan kelurahan lainnya di Kota Palembang.
Gotong royong ini dipimpin langsung oleh Camat Seberang Ulu I, Mukhtiar Hijrun, S.STP, bersama Lurah 3/4 Ulu, Rama, serta melibatkan peran aktif Ketua RW 08 dan gabungan Ketua RT setempat, di antaranya RT 26, RT 27, serta RT 29 RW 09.
Selain unsur kecamatan dan kelurahan, kegiatan tersebut turut melibatkan sejumlah instansi Pemerintah Kota Palembang. Di antaranya Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palembang, yang menurunkan sekitar 15 personel untuk membantu proses pembersihan di lokasi, serta Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Palembang dan Bagian Umum Sekretariat Daerah Kota Palembang, masing-masing bersama jajaran atau perwakilannya.
Berdasarkan pantauan awak media di lapangan, para personel dan warga tampak bahu-membahu membersihkan saluran sungai, mengangkat sampah, serta memastikan aliran air kembali lancar.
Salah satu warga setempat menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia berharap program kebersihan lingkungan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan.
“Harapan kami ke depannya lingkungan kami tetap diperhatikan seperti ini. Kami senang dan mengucapkan terima kasih kepada Pak Camat SU I Mukhtiar Hijrun dan Pak Rama selaku Lurah 3/4 Ulu yang selalu aktif melakukan monitoring, khususnya di Lorong Sei Masjid. Semoga kegiatan gotong royong ini terus ditingkatkan,” ujar warga tersebut.
Kegiatan ditutup dengan foto bersama antara unsur pemerintah, instansi terkait, dan warga setempat sebagai simbol kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan.
Hingga berita ini diterbitkan.
Reporter: Toni













