Lima Kendaraan Ludes Terbakar di Garasi Klinik Mitra Ananda, Polisi Lakukan Olah TKP

PALEMBANG, LINGKARAN ISTANA — Dalam sekejap, situasi berubah jadi kepanikan. Kilatan cahaya disusul suara ledakan dari arah tiang listrik diduga menjadi awal petaka, sebelum kobaran api menggila dan melahap garasi Klinik Mitra Ananda di Jalan Sei Betung, Kelurahan Siring Agung, Kecamatan Ilir Barat I, Senin petang (23/3/2026) sekitar pukul 18.30 WIB. Api tak memberi ampun, melahap kendaraan satu per satu di tengah kepanikan warga.

 

Bacaan Lainnya

Peristiwa tersebut menghanguskan lima kendaraan yang berada di dalam garasi. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

 

Jajaran Polsek Ilir Barat I Palembang langsung mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta pengumpulan keterangan saksi.

 

Kebakaran terjadi di garasi milik H.S.B. (70), seorang pensiunan PNS yang juga pemilik Klinik Mitra Ananda.

 

Lima kendaraan yang terbakar terdiri dari dua mobil, yakni Honda CRV dan Toyota Fortuner, serta tiga sepeda motor, masing-masing Yamaha Mio Soul, Yamaha Nmax, dan satu unit motor listrik.

 

Berdasarkan keterangan saksi, peristiwa bermula dari munculnya kilatan cahaya di area garasi yang terlihat melalui CCTV klinik.

 

Saksi kemudian berupaya memadamkan api menggunakan alat pemadam api ringan (APAR), namun api dengan cepat membesar dan menyambar kendaraan di dalam garasi.

 

Saksi lain menyebutkan sempat terdengar beberapa kali ledakan dari arah tiang listrik di dekat lokasi sebelum api membesar.

 

Diduga, percikan api dari korsleting listrik pada tiang tersebut menyambar bagian atap garasi hingga menyebabkan kebakaran meluas.

 

Empat unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 20.00 WIB.

 

Polisi telah memasang garis polisi, mengamankan TKP, serta berkoordinasi dengan tim Identifikasi dan Laboratorium Forensik untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.

 

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menyampaikan bahwa penanganan dilakukan secara cepat dan terukur.

 

“Personel langsung bergerak begitu menerima laporan. Olah TKP dan pemeriksaan saksi sudah dilakukan, dan kami akan memastikan penyebab kebakaran melalui pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya.

 

Ia juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya instalasi listrik.

 

“Jika menemukan jaringan listrik yang berpotensi membahayakan, segera laporkan agar dapat ditangani sebelum menimbulkan risiko yang lebih besar,” tegasnya.

 

Meski api telah padam dan situasi kembali tenang, bara pertanyaan belum sepenuhnya hilang. Dugaan korsleting listrik kini jadi sorotan serius, dan penyidik masih terus mengurai fakta demi memastikan penyebab pasti kebakaran yang nyaris berubah menjadi petaka lebih besar. (Toni) 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *