Dinilai Tebang pilih, Rampas 08 Tebo. Desak PT LAJ perbaiki Akses Jalan ke Desa Melako Intan dan Teluk Kuali

TEBO – Kesenjangan pembangunan infrastruktur jalan oleh perusahaan perkebunan di Kabupaten Tebo kembali memicu sorotan. Organisasi masyarakat Rumah Juang Rampas Setia 08 Berdaulat Kabupaten Tebo ,secara lantang menyuarakan keprihatinan mereka terhadap kondisi jalan penghubung dari areal konsesi perusahaan menuju Desa Melako Intan dan Desa Teluk Kuali.

​Kedua desa tersebut dinilai “dianaktirikan” oleh pihak korporasi, dalam hal ini PT Lestari Asri Jaya (LAJ) (Michelin Group), jika dibandingkan dengan perlakuan infrastruktur di desa-desa tetangga.

​​Berdasarkan pantauan di lapangan, ketimpangan pembangunan jalan transportasi dari areal perusahaan menuju penyebrangan ponton arah Jalan Padang Lamo terlihat sangat kontras:

  • Akses Desa Pasir Mayang: Telah mendapatkan perbaikan berupa pengerasan jalan yang permanen dan layak guna mendukung akses menuju penyebrangan ponton.
  • Akses Desa Balai Rajo: Jalur transportasi dari titik perusahaan menuju penyebrangan ponton/Desa Balai Rajo juga telah diperbaiki secara permanen oleh TMA.
  • Akses Desa Melako Intan & Teluk Kuali: Hingga saat ini belum menyentuh tahap pengerasan permanena ataupun perbaikan secara menyeluruh seperti desa tetanga.Kondisi jalan masih memprihatinkan meskipun memiliki jarak tempuh yang hampir sama dan vitalitas yang setara.

​Ketua ​Rampas 08 Tebo,M.Husni,menegaskan bahwa akses jalan dari PT LAJ menuju Desa Melako Intan dan Teluk Kuali seharusnya mendapatkan hak pembangunan yang sama. Selain sebagai urat nadi perekonomian warga, jalur ini setiap hari juga dilewati oleh kendaraan operasional, angkutan transportasi, hingga para karyawan perusahaan itu sendiri.

​”Kenapa jalan dari perusahaan LAJ ke Desa Melako Intan dan Teluk Kuali tidak ada pengerasan permanen seperti di desa-desa tersebut? Padahal jarak tempuhnya hampir sama dan sama-sama krusial untuk dilewati pekerja serta transportasi perusahaan,” ungkap ketua  Rampas 08 Tebo.

​Menyikapi masalah ini, Rampas 08 Tebo meminta Pemerintah Desa (Pemdes) Melako Intan dan Teluk Kuali tidak tinggal diam. Mereka didorong untuk lebih agresif dan intens menjalin komunikasi dengan manajemen PT LAJ maupun pihak Michelin.

  • Langkah Diplomasi: Pemdes didesak segera melakukan audiensi resmi guna membahas pemerataan pengerasan jalan.
  • Komunikasi Intens: Membuka ruang negosiasi agar alokasi tanggung jawab sosial (CSR) atau anggaran perawatan jalan dari perusahaan dapat segera dialihkan untuk peningkatan jalan di kedua desa tersebut

​Sesuai dengan Hasta cita Bapak Presiden Prabowo Subianto yang sekaligus adalah Dewan Kehormatan DPP Rumah Juang Rampas Setia 08,bahwa kemaslahatan umat adalah yang utama.dan juga Warga berharap, dengan adanya komunikasi yang intensif antara Pemdes dan pihak manajemen perusahaan, ketimpangan infrastruktur ini dapat segera teratasi demi kenyamanan dan keselamatan berkendara bagi masyarakat serta karyawan yang melintas.(Hi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *