Stiper Sriwigama Berdayakan Masyarakat Lewat Program GSMP GOES TO CAMPUS

 

PALEMBANG, Lingkaranistana.id – Selama 2 tahun Stiper Sriwigama bermitra dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam Program Gerakan Sumatera Selatan Mandiri Pangan Goes To Campus atau Gsmp Goes To Campus. Sebagai Perguruan Tinggi Swasta bidang Pertanian, Stiper Sriwigama menjalankan program pemberdayaan masyarakat melalui kebun percontohan di pekarangan rumah tangga.

Dinas Ketahanan Pangan Dan Peternakan serta Dinas Pertanian Provinsi Sumatera Selatan mendukung penuh pelaksanaan program ini.

Tim Dosen Turun Langsung
Ir. Sudirman Tegoeh, MM. memimpin tim pemberdayaan. Tim tersebut beranggotakan Dr.Ir. Krisna Delita, M.Si., Dr.Ir. Railia Karneta, M.Si., Ir. Midranisiah, M.Si., Ir. Cik Aluya, M.Si., Ida Aryani, SP., M.Si., Wina Susanti, SP., M.Si., Rahmad Akbar, SP., M.Si., Ken Dara Cita, S.Hut., M.Si., Khairunisah Ramadini, SP., M.Si., dan Sopia Azida, SP., M.Si.

Tahap I: Bagikan Bibit Dan Beri Edukasi
Ir. Sudirman Tegoeh, MM. membuka kegiatan tahap pertama. Program ini menyasar Tim PKK Provinsi Sumatera Selatan, Tim PKK Kota Palembang, Tim PKK Kelurahan Demang Lebar Daun, dan Warga RT.53 Kelurahan Demang Lebar Daun.

Tim membagikan bibit tanaman pangan, hortikultura, bibit ikan lele, dan ayam. Tim juga mengedukasi masyarakat tentang teknologi budidaya di lahan sempit.
Dr.Ir. Krisna Delita, M.Si. menjelaskan masyarakat dapat memanfaatkan pekarangan rumah untuk budidaya tanaman produktif, ikan, dan ayam.
Dr.Ir. Railia Karneta, M.Si. menambahkan masyarakat yang tidak memiliki lahan tetap bisa bercocok tanam dengan sistem budidaya vertikal.

Selanjutnya Stiper Sriwigama menggelar panen raya bersama di kampus. Ketua Stiper menyerahkan bibit dan benih ikan didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan Dan Peternakan. Ibu Dewi Ratu Dewa menghadiri puncak acara panen raya tahap I.

Tahap II: Bina Warga Dan Terapkan Urban Farming
Memasuki tahap kedua, tim fokus membina warga RT.53 agar mengoptimalkan pekarangan. Tim kembali membagikan benih, bibit tanaman, dan memberikan edukasi urban farming.

Ida Aryani, SP., M.Si. bersama Rahmad Akbar mengajarkan masyarakat memanfaatkan botol bekas dan kemasan deterjen sebagai media tanam. Tim juga mendorong masyarakat mengolah limbah organik rumah tangga menjadi pupuk.
Ir. Cik Aluya, M.Si. mempraktikkan cara pengendalian hama dan penyakit secara manual.
Wina Susanti, SP., M.Si. menyampaikan Anggota DPD RI Perwakilan Sumatera Selatan dr. Hj. Ratu Tenny Leriva, MM. hadir dan memberikan aspirasi serta bantuan pada puncak kegiatan tahap II.

Tahap III: Libatkan Mahasiswa Dan Kenalkan Teknologi Baru
Pada tahap ketiga tim melibatkan mahasiswa. Stiper Sriwigama mengenalkan teknologi pemangkasan pada tanaman mentimun, pemupukan melalui daun pada tanaman oyong, budidaya tanaman hias bernilai ekonomi tinggi, serta pemanfaatan teras rumah untuk budidaya sayuran produktif, rempah, dan tanaman obat.

Dr.Ir. Krisna Delita, M.Si. memaparkan teknologi pemangkasan dan pemupukan daun dapat meningkatkan produksi tanaman pekarangan.
Ir. Midranisiah, M.Si. menekankan tim harus mencampur media tanam dengan bahan organik untuk meningkatkan kesuburan tanah.

Tim Lakukan Pemantauan Rutin
Ken Dara Cita, S.Hut., M.Si. memimpin kegiatan pemantauan. Khairunisah Ramadini, SP., M.Si. dan Sopia Azida, SP., M.Si. mendampingi.
Hasil pemantauan menunjukkan masyarakat binaan telah memanfaatkan pekarangan untuk budidaya tanaman produktif dan budikdamber ikan lele.

Pemerintah Daerah Provinsi Sumatera Selatan, Dinas Ketahanan Pangan Dan Peternakan, Dinas Pertanian, Tim PKK Provinsi, Tim PKK Kota Palembang, serta Anggota DPD RI dr. Hj. Ratu Tenny Leriva, MM. mengapresiasi program ini.

Herly

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *