PALEMBANG, LINGKARAN ISTANA – Nuansa kemerdekaan mulai terasa di sejumlah sudut Kota Palembang. Menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pengurus Daerah PGRI Sumatera Selatan membagikan 500 bendera Merah Putih secara gratis kepada warga.
Aksi tersebut berlangsung di Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di depan Hotel Beston Palembang, Rabu (12/8/2026). Warga yang melintas diberikan bendera sekaligus diajak ikut menghidupkan semangat kemerdekaan dengan mengibarkan Merah Putih di lingkungan masing-masing.
Bagi PGRI Sumsel, pembagian bendera itu bukan sekadar kegiatan menjelang perayaan 17 Agustus. Di balik ratusan bendera yang dibagikan, terselip pesan tentang pentingnya menjaga rasa cinta terhadap tanah air, bangsa dan negara.
Ketua Umum Pengurus Daerah PGRI Sumatera Selatan, Drs. H. Riza Fahlevi, M.M., mengatakan momentum kemerdekaan harus dimanfaatkan untuk kembali menanamkan dan memperkuat nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat.
“Ini bentuk realisasi sinergi dan tekad kami untuk ikut serta mengisi kemerdekaan dengan mewariskan nilai-nilai cinta tanah air, cinta bangsa dan cinta negara,” kata Riza.
Menurut Riza, semangat nasionalisme tidak dapat hanya diserahkan kepada pemerintah. Masyarakat, organisasi profesi dan berbagai kelompok sosial juga mempunyai peran dalam menjaga serta menumbuhkan rasa persatuan.
Karena itu, PGRI Sumsel memilih membangun sinergi dengan berbagai komponen masyarakat, termasuk paguyuban masyarakat Kota Palembang.
“Kami pengurus daerah PGRI Provinsi Sumatera Selatan bersatu padu dan bersinergi dengan komponen-komponen masyarakat. Pada saat ini bersama paguyuban masyarakat Kota Palembang. Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh,” ujarnya.
Riza menilai Merah Putih memiliki makna yang jauh lebih besar dibanding sekadar atribut yang menghiasi jalan, rumah maupun kendaraan selama bulan Agustus. Bendera tersebut merupakan simbol persatuan sekaligus pengingat terhadap perjuangan generasi terdahulu dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan.
Melalui pembagian 500 bendera tersebut, PGRI Sumsel berharap semangat kemerdekaan tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Masyarakat diharapkan turut mengibarkan Merah Putih di rumah, kendaraan maupun lingkungan masing-masing dan menjadikan semangat persatuan sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.
Momentum tersebut sekaligus menjadi pengingat mengenai peran organisasi profesi guru di tengah masyarakat. PGRI Sumsel menilai nilai-nilai kebangsaan tidak cukup hanya disampaikan kepada peserta didik di ruang kelas.
Nilai tersebut, menurut PGRI Sumsel, perlu diwujudkan dan diteladani di lingkungan keluarga maupun masyarakat agar generasi muda tidak hanya mengenal makna kemerdekaan melalui pelajaran, tetapi juga melihatnya dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan pembagian bendera turut didampingi Sekretaris Umum Pengurus Daerah PGRI Sumatera Selatan, Prof. Dr. Drs. H. R. Wijaya, M.S., PNO.
PGRI Sumsel berharap peringatan HUT ke-81 RI tahun ini tidak berhenti sebagai rutinitas tahunan. Semangat kemerdekaan diharapkan hadir dalam bentuk kepedulian, kebersamaan dan kontribusi nyata seluruh elemen masyarakat.
Sebab, di balik setiap Merah Putih yang berkibar, ada pesan yang ingin terus dijaga: kemerdekaan bukan hanya untuk dikenang, tetapi juga untuk diisi dengan persatuan dan kebersamaan.
(Toni)









