Bantuan Revitalisasi SDN 218/VIII Cermin Alam Tebo Disorot, Pengerjaan Nilai Rp1 Miliar Diduga Asal Jadi

Oplus_131072

TEBO – Program Bantuan Revitalisasi Sekolah di Kabupaten Tebo kembali menuai sorotan publik. Kali ini, proyek rehabilitasi di SDN 218/VIII Cermin Alam, Kecamatan VII Koto Ilir, menjadi sorotan tajam lantaran pengerjaan fisik bangunan diduga kuat dilakukan secara asal-asalan dan jauh dari spesifikasi teknis.

​Proyek yang menelan anggaran fantastis hingga mencapai lebih kurang Rp1 miliar tersebut mencakup 8 titik rehabilitasi. Namun, nilai anggaran yang besar ini dinilai tidak sebanding dengan kualitas pengerjaan di lapangan.

​Berdasarkan penelusuran langsung tim media Lingkaran Istana di lokasi, ditemukan sejuta kejanggalan pada fisik bangunan yang baru saja selesai direhabilitasi. Indikasi pelanggaran spesifikasi teknis terlihat dari penggunaan material konstruksi yang diduga tidak memenuhi standar mutu standar nasional.

​Beberapa item pengerjaan—mulai dari penggunaan material pasang (sertu/sirtu), kualitas pengecoran, hingga tahap finishing—tampak rapuh, kurang presisi, dan terkesan dikerjakan seadanya. Kondisi ini memicu kekhawatiran bahwa bangunan tidak akan bertahan lama dan berpotensi membahayakan keselamatan para siswa maupun tenaga pengajar.

​Menanggapi temuan tersebut, tim investigasi mendesak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tebo beserta instansi teknis terkait untuk segera turun ke lapangan guna melakukan inspeksi mendadak (sidak).

​Langkah evaluasi menyeluruh ini mendesak dilakukan untuk memastikan apakah pelaksanaan proyek senilai Rp1 miliar tersebut benar-benar merealisasikan Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan Rencana Kerja dan Syarat-syarat (RKS) secara jujur dan transparan.

​Masyarakat serta pengawas independen menuntut tindakan tegas dari aparat penegak hukum maupun instansi pengawas jika terbukti adanya penyimpangan mutu material yang berindikasi merugikan keuangan negara dan merugikan dunia pendidikan di Kabupaten Tebo.

​Hingga berita ini diturunkan, media ini terus berupaya mengonfirmasi Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar (Kabid Dikdas) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tebo untuk mendorong pengecekan langsung ke lokasi proyek.

​(Tim)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *