Serikat Nelayan Cumi (SNC) Gelar Unjuk Rasa Damai, Tolak Aturan Baru yang Membebani

Indramayu, Lingkaranistana.id – Ratusan nelayan cumi di Indramayu yang tergabung dalam Serikat Nelayan Cumi (SNC) menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang terletak di desa Eretan Wetan, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Selasa, (15/04/2025)

Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes terhadap aturan baru dari Kementerian Kelautan dan Perikanan tentang Transisi Kebijakan Penangkapan Ikan Terukur.

Aturan baru ini tertuang dalam Surat Edaran Nomor B.2403/ΜΕΝ-ΚΡ/XII/2024 tentang Transisi Kebijakan Penangkapan Ikan Terukur. Surat edaran ini menyatakan bahwa kapal perikanan yang migrasi per tahun 2024 wajib memasang dan mengaktifkan Sistem Pemantauan Kapal Perikanan (SPKP).


Serikat Nelayan Cumi menolak keras aturan ini karena dinilai hanya menambah beban operasional nelayan. Biaya pemasangan SPKP yang mahal dan tarif pajak tahunan yang harus dibayar oleh nelayan menjadi alasan utama penolakan ini.

Adapun 5 point pernyataan sikap Serikat Nelayan Cumi (SNC) sebagai berikut :

1. Kami menolak pemasangan SPKP karena semua biayanya di bebankan oleh nelayan.

2. Kami menolak pemasangan SPKP karena dinilai kurang bermanfaat untuk nelayan.

3. Kami menolak pemasangan SPKP karena dinilai hanya menambah beban operasional Nelayan.

4. Meminta kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan, untuk mencabut aturan wajib pemasangan alat SPKP Untuk kapal < 30 GT.

5. Mendesak pihak PSDKP untuk tetap memberikan ijin berlayar, tanpa ada kaitannya dengan alat SPKP.

Pengurus Serikat Nelayan Cumi, Roedi, sebagai Ketua Umum, dan Luky Muchtar, sebagai Kordinator Aksi, menyatakan bahwa mereka akan terus berjuang untuk kepentingan nelayan dan menuntut pemerintah untuk memenuhi tuntutan mereka.

Aksi unjuk rasa damai ini diharapkan dapat menjadi perhatian pemerintah dan memicu perubahan kebijakan yang lebih menguntungkan bagi nelayan. Serikat Nelayan Cumi berharap bahwa pemerintah dapat memahami kesulitan yang dihadapi oleh nelayan dan mengambil langkah-langkah yang tepat untuk membantu mereka.

Dengan semangat solidaritas dan kesatuan, Serikat Nelayan Cumi akan terus berjuang untuk memperjuangkan hak-hak nelayan dan meningkatkan kesejahteraan mereka. “Semoga aksi ini dapat membawa perubahan yang positif bagi nelayan,” pungkas Luky Muchtar.

(Abid)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *