MUSI BANYUASIN – Li.id Proyek peningkatan jalan lingkungan di RT. 02 menuju Caca, Desa Mendis Jaya, Kecamatan Bayung Lencir, kini menjadi sorotan tajam. Meski masih dalam tahap pengerjaan, kondisi jalan beton tersebut sudah mulai mengalami kerusakan serius di beberapa titik.
Berdasarkan pantauan di lapangan, permukaan jalan terlihat “bonyok” dan mulai berlubang. Kerusakan ini diduga kuat akibat rendahnya kualitas material, di mana campuran semen dan pasir disinyalir tidak sesuai spesifikasi teknis (kurang semen).
Keluhan Warga dan Fakta Lapangan

Masyarakat setempat mengungkapkan kekecewaannya terhadap hasil pekerjaan yang dilakukan oleh kontraktor pelaksana. Berikut adalah beberapa poin utama yang menjadi keresahan warga:
Kualitas Campuran Beton: Permukaan beton tampak rapuh dan mudah terkikis. Muncul dugaan bahwa komposisi material tidak kokoh sehingga jalan tidak mampu menahan beban kendaraan.
Akses Terburu-buru: Jalan yang betonnya belum kering sempurna (belum mencapai umur beton yang cukup) terpantau sudah dilewati oleh kendaraan warga. Hal ini memperparah kerusakan fisik jalan yang memang sejak awal sudah rapuh.
Papan Proyek: Berdasarkan papan informasi, proyek ini berada di bawah naungan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Musi Banyuasin dengan nilai kontrak mencapai Rp 960.607.000,- yang dikerjakan oleh CV. Kawasena Gemilang Abadi.
Sorotan Anggaran Hampir 1 Miliar
Dengan nilai proyek yang hampir menyentuh angka satu miliar rupiah, warga menyayangkan jika hasilnya justru tidak berumur panjang. “Harusnya dengan anggaran sebesar itu, kualitasnya bisa maksimal. Kalau baru dibangun saja sudah bonyok begini, bagaimana setahun ke depan?” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak pelaksana maupun dinas terkait belum memberikan keterangan resmi mengenai langkah perbaikan atau evaluasi terhadap mutu beton di lokasi tersebut. Masyarakat berharap agar pihak pemerintah segera turun tangan melakukan audit lapangan sebelum dilakukan serah terima pekerjaan (PHO).








