TEBO, Lingkaran Istana Id — Perbincangan hangat mengenai wacana pemekaran wilayah Provinsi Jambi Bagian Barat kini kembali santer menyeruak di tengah masyarakat. Gerakan untuk membentuk provinsi baru ini sebenarnya telah bergulir :+- 10 tahun terakhir yang diinisiasi oleh berbagai tokoh masyarakat Jambi Wilayah Barat.
Jika pemekaran ini berhasil terealisasi, direncanakan ada lima kabupaten dan satu kota yang akan bergabung ke dalam wilayah provinsi baru tersebut, yakni:
Kabupaten Sarolangun
Kabupaten Merangin
Kabupaten Bungo
Kabupaten Tebo
Kabupaten Kerinci
Kota Sungai Penuh

Ditinjau dari segi luas wilayah dan potensi daerah, gabungan kabupaten dan kota tersebut dinilai sudah sangat layak serta memadai untuk berdiri sebagai satu provinsi tersendiri.
Husni, salah seorang warga Teluk Kuali yang sekaligus adalah ketua Ormas Rumah Juang RAMPAS Setia 08 Berdaulat Kabupaten Tebo, menyampaikan harapannya agar cita-cita pemekaran ini dapat segera diwujudkan demi percepatan pembangunan daerah.
”Kami sangat berharap pemekaran Provinsi Jambi Barat ini bisa benar-benar terlaksana. Kepada para tokoh Jambi Barat, mari susun kembali program dan langkah strategis yang sudah lama digaungkan ini, agar daerah kita bisa lebih maju dan berjaya,” ujar Husni.
Wacana pembentukan Provinsi Jambi Barat dipandang bukan sekadar pemisahan wilayah administratif, melainkan strategi krusial untuk mendorong lompatan kemajuan di wilayah barat Jambi. Beberapa dampak positif utama yang diharapkan dari pemekaran ini antara lain:
Pemerataan dan Percepatan Pembangunan
Dengan hadirnya pusat pemerintahan provinsi baru, alokasi anggaran dan program pembangunan infrastruktur — seperti jalan raya, jembatan, serta fasilitas publik — akan lebih terfokus dan tidak lagi menumpuk di wilayah ibu kota provinsi lama.
Pelayanan Publik Lebih Dekat dan Cepat
Masyarakat di kabupaten-kabupaten wilayah barat tidak perlu lagi menempuh jarak yang jauh ke Kota Jambi untuk mengurus berbagai keperluan administrasi, perizinan, maupun koordinasi tingkat provinsi.
Pengoptimalan Potensi Sumber Daya Alam dan Daerah
Sektor komoditas unggulan seperti perkebunan (kelapa sawit, karet, kopi), pertanian, pertambangan, hingga potensi pariwisata alam di wilayah Kerinci, Merangin, dan sekitarnya dapat dikelola serta dipromosikan secara lebih maksimal.
Pembukaan Lapangan Kerja Baru
Berdirinya instansi-instansi pemerintahan tingkat provinsi, dinas teknis, serta masuknya investasi baru secara langsung akan menyerap banyak tenaga kerja lokal dan menggairahkan perekonomian warga.
Peningkatan Efektivitas Pengawasan Lingkungan
Pengawasan terhadap isu-isu lingkungan seperti tata kelola hutan, kawasan konservasi TNKS, dan aliran sungai di wilayah barat dapat dilakukan secara lebih dekat dan responsif oleh pemerintah provinsi lokal.
Dukungan masyarakat yang semakin menguat ini diharapkan mampu mendorong para tokoh dan pimpinan daerah untuk segera mengambil langkah nyata dalam mengawal proses administrasi pemekaran ke tingkat pusat.
(Tim)








