Perpustakaan Raja Naga Jambe Gelar Akreditasi, Pemkab Dairi Siap Berbenah

SIDIKALANG, Dairi.Sumut- Pemkab Dairi terus berupaya mendorong peningkatan kualitas pelayanan dan pengelolaan perpustakaan daerah. Komitmen itu ditunjukkan melalui penerimaan kunjungan Tim Asesor Akreditasi Perpustakaan dari Perpustakaan Nasional RI di Gedung Perpustakaan Umum Daerah Kabupaten Dairi, ‘Raja Naga Jambe’, Komplek Taman Rekreasi Sidikalang pada rabu (l4/11/2026.

Tim asesor dipimpin Dra. Mariana Ginting selaku Asisten Akreditasi Perpustakaan, bersama Husnul Khotimah dan Alfi Noor Afridyan. Kehadiran tim disambut, Sekretaris Daerah (Sekda) Charles Bantjin, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Dairi, Abdimar Tamba, beserta jajaran.

Kegiatan diawali dengan kunjungan langsung (visitasi) ke sejumlah ruangan perpustakaan untuk memeriksa dan memastikan pemenuhan standar akreditasi. Pemeriksaan mencakup enam komponen utama, yakni koleksi bahan pustaka, sarana dan prasarana, pelayanan, tenaga atau sumber daya manusia (SDM), penyelenggaraan dan pengelolaan perpustakaan, serta komponen penguat yang meliputi anggaran, kerja sama, dan pemeliharaan koleksi.

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan dari jajaran Dinas Perpustakaan dan Kearsipan yang secara resmi dibuka oleh  Sekda, Charles Bantjin, dan dihadiri seluruh jajaran dinas.

Dalam sambutannya, sekda Dairi menegaskan bahwa kehadiran tim asesor bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan bagian tanggung jawab pemerintah daerah untuk memastikan pengelolaan dan juga pelayanan perpustakaan berjalan semakin baik.

Ia menyebutkan, berbagai saran dan masukan dari tim asesor harus menjadi catatan penting untuk melakukan pembenahan dan juga meningkatkan kualitas layanan perpustakaan.

Menurutnya, tantangan saat ini bukan hanya memenuhi standar akreditasi, tetapi juga bagaimana menghidupkan kembali budaya membaca dan meningkatkan literasi masyarakat di tengah pesatnya perkembangan era digital.

Charles meyakini masih terdapat sejumlah kekurangan didalam hal pengelolaan perpustakaan. Karena itu, setiap masukan tim asesor perlu dibahas dan ditindaklanjuti agar Perpustakaan Umum Daerah Raja Naga Jambe dapat semakin berkembang serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Abdimar Tamba, memaparkan  sejumlah kendala yang masih dihadapi dalam pengelolaan perpustakaan, di antaranya belum tersedianya anggaran khusus untuk perawatan gedung serta keterbatasan SDM.

Soal SDM, ia menjelaskan, jumlah SDM yang terus berkurang dari tahun ke tahun membuat pegawai yang tersedia harus menangani berbagai tugas tugas, Kondisi ini berdampak terhadap sejumlah pelayanan yang belum optimal, bahkan mengalami perlambatan dan hambatan. Setelah kunjungan tim asesor, Ia menyampaikan Perpustakaan Umum Daerah mendapat akreditasi ‘Baik’, tentu dengan berbagai catatan untuk senantiasa berbenah kedepan.

Melalui proses akreditasi ini, Pemkab Dairi melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan berharap memperoleh evaluasi dan rekomendasi yang konstruktif sebagai dasar pembenahan. Dengan demikian, Perpustakaan Raja Naga Jambe tidak hanya memenuhi standar akreditasi, tetapi juga mampu meningkatkan mutu pelayanan, memperluas akses informasi, dan menjadi ruang tumbuhnya budaya literasi bagi masyarakat Dairi. [£741T]

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *